Kepergok Curi Kabel, Maling Apes di Karimun Terkena Sabetan Parang Pemilik Rumah

Karimun, Lendoot.com – Nasib apes menimpa Hermanto (33) pelaku pencurian kabel di kawasan Bukit Senang, Kelurahan Tanjungbalai, Kecamatan Karimun.

Pria akrab disapa Anto itu harus menanggung malu sekaligus sakit, akibat sabetan parang yang tidak sengaja diayunkan pemilik rumah, saat dirinya mencoba melarikan diri usai kepergok mencuri.

Kronologis kejadian itu bermula, Pemilik Rumah Nauri (37) pulang ke rumah, dan mendengar adanya suara dari atas pelapon rumahnya.

Kemudian, korban masuk dalam rumah melewati pintu depan, dan masih mendengar ada suara dari bagian atas.

“Saat itu keadaan rumah korban kosong, dan saat korban datang ia mendengar adanya suara dibagian atas rumah,” kata Kapolsek Balai Karimun, Kompol Edy Wiyanto, Jumat (20/1/2023).

Mendapati hal itu, korban kemudian pergi ke bagian belakang rumahnya. Saat itu, ia melihat adanya stejing yang terbuat dari kayu terdapat ember cat, lalu melihat pelapon dalam keadaan rusak (berlubang).

“Mengetahui itu, korban memberitahu kepada istrinya bahwa ada maling di atas plafon rumah, dan meminta untuk memanggil tetangga lainnya untuk membantu,” katanya.

Pelaku yang diteriaki dari bawah oleh pemilik rumah, kemudian langsung turun dan mencoba untuk melarikan diri.

“Saat korban kembali melihat bagian dapur, ada seseorang yang turun dari pelapon yang rusak tersebut,” kata Kapolsek.

Melihat adanya orang yang turun dari pelapon, korban secara spontan mengayunkan parang ke arah pelaku pencurian tersebut.

Meskipun parang tersebut mengenai maling itu, dia masih tetap berusaha untuk melarikan diri. Dan, pemilik rumah bersama saksi lainnya mengejar pelaku yang kondisinya terluka karena parang.

“Pelaku berhasil diamankan saat berada diatas atap rumah warga yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumah korban,” ujar Kapolsek.

Akibat dari tebasan parang tersebut Pelaku mengalami luka dibagian belakang betis kaki sebelah kanan sepanjang lebih kurang 10 cm dan luka dibagian belakang paha sebelah kaki kanan lebih kurang sepanjang 25 cm.

“Karena mengalami luka, pelaku dibawa ke RSUD untuk mendapat pengobatan, pelaku mendapat sebanyak 70 jahitan pada lukanya. Saat ini pelaku masih berada di rumah sakit,” kata Eddy.

Sementara itu, pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa karung berisikan kabel listrik warna merah dan hitam beserta paralon warna putih instalasi listrik.

“Pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Polsek setelah pelaku mendapat pengobatan. Sabetan parang dilakukan oleh korban itu sebagai pembelaan, jadi tidak ada pidananya,” ujarnya.

(*)