Calvin Simatupang (16) korban laka lantas mengalami patah tulang di bagian kali
Calvin Simatupang (16) korban laka lantas mengalami patah tulang di bagian kali

Karimun, Lendoot.com – Kasus Laka lantas dengan korban Calvin Simatupang (16) masih mengendap di Kejaksaan Tanjungbalai Karimun.

Calvin Simatupang merupakan korban kecelakaan pada pertengahan Agustus 2017 lalu dan berkasnya telah dinyatakan P21, namun hingga saat ini kasusnya belum juga diperiksa oleh hakim di Pengadilan.

Atas kejadian tersebut, keluarga korban meminta kepastian hukum atas apa yang menimpa anaknya tersebut, Agar pelaku segera diproses ke pengadilan.

Menurut pengakuan orang tua korban, Limson (40), kejadian yang menimpa anaknya terjadi, 15 Agustus 2017 lalu di Jalan Kapling tepatnya tak jauh dari Ali Mas. Korban bertabrakan dengan mobil pick up.

Saat itu korban datang dari arah Gereja HKBP menuju Pelipit, namun naas saat korban melintas di turunan jalan Kapling, sebuah mobil pick up memutar arah ke jalur yang dilalui korban , akibatnya korban menabrak bagian pintu pick up.

“Sejak kecelakaan hingga sampai sekarang, anak saya tidak dapat melanjutkan sekolahnya,” kata Limson kepada Lendoot.com, Senin (29/1/2018).

Limson berharap, kasus yang menimpa anaknya dapat segera diproses oleh pengadilan dan pelaku dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Karena akibat kecelakaan itu, anak saya mengalami patah tulang di kaki dan saat ini lumpuh permanen. Saya berharap pelaku dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku,” ucap Limson.

Korban pertama kali dibawa berobat ke RSUD Muhammad Sani, karena tidak ada perkembangan selanjutnya dibawa berobat ke Rumah Sakit Bakti Timah, tak kunjung membaik. Keluarga akhirnya memutuskan membawa korban melakukan perobatan secara tradisional ke kampung.

Hingga hari ini korban masih dirawat di rumah oleh pihak keluarga dengan kondisi cacat kaki.

Sementara itu, wakil ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Karimun saat dikonfirmasi terkait kasus ini mengatakan hingha saat ini belum ada berkas laka lantas yang masuk ke pihak pengadilan.

“Berkasnya belum ada masuk ke pengadilan,” kata wakil ketua pengadilan Karimun. (ian)