Karimun, Lendoot.com – Seorang ibu penjual gorengan, Deslita (36) di Sidorejo, RT01/RW03, Kelurahan Lubuk Semut , Kecamatan Karimun persisnya di pertigaan SLB Karimun, Rabu (5/4/2017) sore, menjadi korban pencurian.

Kejadian berawal ketika seorang pria yang tak dikenal tiba-tiba saja masuk ke warung Deslita. Pria tersebut pura-pura sebagai pembeli. Melihat korban tengah sibuk melayani pembeli, pelaku langsung menyambar handphone dan tas milik korban dan membawanya kabur meninggalkan lokasi.

Atas kejadian tersebut, korban berteriak dan langsung menarik perhatian warga sekitar. Warga kemudian mengerumuni lokasi tersebut.

Ada di antara warga yang melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Selang tak berapa lama, anggota Polsek Balai Karimun datang ke lokasi.

Warga yang mengetahui itu hanya bisa mengungkapkan rasa prihatinnya. “Kasihan ibu itu. Jualan gorengan berapa sih untungnya? Kena rampok pulak,” kata seorang warga di Karimun.

Kapolsek Balai Karimun AKP, Lulik Febryantara ketika dikonfirmasi membenarkan kasus itu. Lulik menyebut, dia mendapat laporan dari warga adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Pelaku masuk ke warungnya ketika korban sedang sibuk melayani pembeli.

“Ciri-ciri pelaku masih muda, usianya sekitar 20 tahun, menggunakan jaket hitam dan tas sandang warna hitam. Untuk ciri-ciri sudah kami dapatkan dan juga sudah kami sebarkan ke jajaran. Modus pelaku, hanya pura-pura membeli di warung ibu ini, begitu melihat ada kesempatan, dia langsung mengambil HP dan tas korban,” kata Lulik, Kamis (6/4/2017).

Lulik menyebut kejadian tersebut sampai saat ini belum dilaporkan oleh korban ke pihak kepolisian. Meski begitu pihaknya tetap akan menindaklanjuti untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Sampai sekarang belum dilaporkan oleh korban. Tapi tetap kita lakukan pencariaj,” ucapnya. (ian)