Petugas Karantina Tanjungbalai Karimun memusnahkan daging dan jeroan, buah serta bibi tanaman hias di halaman Stasiun Karantina Kelas II TBK
Petugas Karantina Tanjungbalai Karimun memusnahkan daging dan jeroan, buah serta bibi tanaman hias di halaman Stasiun Karantina Kelas II TBK

Karimun, Lendoot.com – Stasiun Karantina Kelas II Tanjungbalai Karimun memusnahkah media pembawa hama penyakit hewan karantina dan media pembawa organisme penganggu tumbuhan karantina seperti, daging dan jeroan sebanyak 86 kilogram, 136 kilogram buah dan 290 bibit tanaman hias asal Malaysia, Jumat (8/12/2017).

Kepala stasiun Karantina Kelas II Tanjungbalai Karimun melalui Koordinator Bidang Pengawasan dan Penindakan, Purwanto mengatakan pemusnahan yang dilakukan merupakan hasil penindakan Stasiun Karantina sejak tiga bulan terakhir.

“Daging dan jeroan yang dimusnahkan 86 kilogram dan 136 kilogram buah serta 290 bibit tanaman, semuanya asal Malaysia yang merupakan hasil penindakan sejak 3 bulan lalu,” kata Purwanto.

Purwanto mengatakan, HPTK dan OPTK yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan dari Stasiun Karantina di Pelabuhan Internasional dan Pelimpahan penindakan dari KPPBC TMP B Tanjungbalai Karimun. Penindakan yang dilakukan terhadap HPTK dan OPTK karena media pembawa tersebut tidak memenuhi persyaratan Karantina dengan membawa tidak menggunakan sertifikat kesehatan dari negara asal.

“Kita lakukan pemusnahan terhadap OPTK dan HPTK itu menggunakan incinerator hingga hancur. Pemusnahan ini sudah berdasarkan aturan,” katanya.

Ia menjelaskan, Stasiun Karantina bertugas untuk melakukan pencegahan dan pengawasan terhadap masuk, keluar dan tersebarnya hama penyakit dari hewan karantina dan organisme penganggu tanaman karantina.

“Kita berharap masyarakat bisa mendukung kita dengan tidak membawa barang- barang dari luar tanpa dilengkapi dokumen persyaratan. Untuk pemusnahan ini sudah 4 kali sepanjang 2017 ini,” ujarnya. (ian)