Karimun, Lendoot.com – Kapolres Karimun AKBP Hengky Pramudya menilai, kejahatan jalanan (Stretcrime) yang dilakukan oleh anak di bawah umur karena kurangnya perhatian orangtua dalam pengawasan anak.

Hal ini, dikarenakan banyaknya laporan masyarakat bahwa ada anak di bawah umur melakukan kenakalan remaja yang mengganggu aktifitas masyarakat.

“Sering kita mendapat infomasi dari masyarakat, ada beberapa kenakalan remaja yang mengganggu aktifitas masyarakat. Saya rasa orang tua harus berperan dalam pengawasan serta memperhatikan dan membatasi pergaulannya,” ujar Hengky, Rabu (12/9/2018).

Oleh karena, untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat kenakalan remaja, jajaran Polres Karimun selalu melakukan Cipta Kondisi (Cipkon) pada malam hari.

“Setiap malam Minggu kita laksanakan cipkon, untuk mencegah terjadinya kejahatan jalanan. Kita mengecek barang bawaan, seperti sajam, narkoba dan barang berbahaya lainnya,” katanya.

Hengky mengatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya juga akan mengadakan kegiatan Fokus Grup Diskusi (FGD) dengan tema membahas kenakalan remaja dan kejahatan jalanan. Karena dianggap sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Untuk kita bagaimana kita menanganinya kita akan adakan FGD, karena sungguh sudah meresahkan. Anak-anak ini adalah masa depan khususnya di Kabupaten Karimun,” tuturnya.

Kapolres menambahkan, ke depan Ia berencana menggandeng Pemerintah Daerah akan membuat program yaitu polisi peduli anak, polisi pendidikan.

“Mudah-mudahan nanti kita ada program, kita ajak pemerintah daerah, agar semua tidak berkembang,” tambahnya. (Riandi)