Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi bersama jajaran Polda Kepri dan Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin menunjukkan barang bukti sabu saat press rils di Pantai Tanjung Ambat, Kecamatan Buru, Jumat (2/3/2018) pagi.
Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi bersama jajaran Polda Kepri dan Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin menunjukkan barang bukti sabu saat press rils di Pantai Tanjung Ambat, Kecamatan Buru, Jumat (2/3/2018) pagi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Polres Karimun yang dikabarkan menangkap pompong bermuatan Sabu-sabu di perairan Buru ternyata benar adanya. Itu setelah Polres Karimun menggelar press rilis tangkapan sabu tersebut di Pantai Tanjung Ambat, Kecamatan Buru, Jumat (2/3/2018) pagi.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi bersama jajaran Polda Kepri bahkan turun langsung ke Karimun untuk melihat tangkapan sabu-sabu yang dilakukan oleh Sat Intel Polres Karimun itu. Menurut informasi sabu-sabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Kabupaten Karimun dan luar Karimun.

“Ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa, karena diungkap oleh Intel Polres Karimun yang di luar dari tugasnya. Dan jumlahnya cukup luar biasa yakni 19,77 Kg hampir 20 Kg” kata Irjen Didid Widjanardi saat menggelar press rilis di pantai Tanjung Ambat, Kecamatan Buru, Jumat (2/3/2018).

Kapolda Irjen Pol Didid Widjanardi menyampaikan bahwa,tangkapan sabu-sabu ini didapat dari 3 tersangka yakni inisial SM, FR dan BH. Ketiganya meruapakan jaringan internasional yang sudah sering melakukan transaksi di jalur OPL, Malaysia. Sabu-sabu tersebut dikemas dalam bentuk teh Cina warna hijau dan kuning dengan total 19 bungkusan.

“Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku di bulan Desember sudah berhasil mengedarkan sabu di Karimun sebesar 1 Kg, Februari transaksi 9 Kg baru dan baru dapat ditangkap beberapa hari yang lalu,” ucap Didid

Atas pengungkapan ini, Ia menghimbau kepada jajaran yang berbatasan langsung dengan wilayan negara Malaysia agar bertindak tegas kepada pegedar-pengedar narkoba. “Kalau perlu tembak di tempat saja bagi pengedar-pengedar narkoba itu,” ucapnya. (ian)