Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi saat melakukan press rilis tangkapan 19,77 Kg Sabu oleh Polres Karimun di Buru
Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi saat melakukan press rilis tangkapan 19,77 Kg Sabu oleh Polres Karimun di Buru (Riandi)

Karimun, Lendoot.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Didid Widjanardi menegaskan tembak di tempat bagi pengedar narkoba. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan press rilis tangkapan 19,77 Kg Sabu oleh Polres Karimun di Pantai Tanjung Ambat, Kecamatan Buru, Jum’at (2/3/2018) pagi.

“Saya menghimbau kepada wilayah kesatuan yang berbatasan dengan negara Malaysia agar melakukan tindakan tegas kepada para pengedar ini. Kalau perlu tembak di tembak saja pengedar-pengedar ini,” kata Kapolda Kepri, Irjen Pol Didid Widjanardi.

Perintah tembak di tempat itu, dimaksudkan untuk memberikan efek jera bagi para pengedar yang coba memasukan barang haram tersebut ke wilayah Indonesia.

Dirinya menambahkan, kondisi Kepulauan Riau yang geografisnya berdekatan dengan negara Malaysia dan Singapura, berpotensi menjadi peredaran narkotika. Maka dengan itu ia menegaskan untuk lebih ekstra lagi dalam melakukan pengawasan terhadap pelabuhan resmi maupun tidak resmi.

“Melihat kondisi geografis Kepri saat ini, dapat kita gambarkan bahwa betapa rentannya dengan adanya pelabuhan kecil yang merupakan jalur menjanjikan bagi pengedar narkotika jaringan internasional untuk melakukan penyelundupan,” ujarnya.(Riandi)