Kepala Rutan Karimun, Eri Erawan saat ditemui di ruang kerjanya (ian)
Kepala Rutan Karimun, Eri Erawan saat ditemui di ruang kerjanya (ian)

Karimun, Lendoot.com – Masalah Over kapasitas di Rutan menjadi permasalahan yang klasik bagi Rutan-rutan yang ada di Indonesia dan hal inipun dialami oleh Rutan Karimu yang sudah over kapasitas hingga 100 persen dari 200 kapasitas saat ini telah dihuni 413 orang.

Hal itu mendorong kepala Rumah tahanan (Karutan) Karimun memunculkan wacana pembetukan pulau sadar hukum, bentuk rencana itu dilakukan untuk menghindari kelebihan Napi di rumah tahanan.

“Ini wacana saja, mungkin nanti disana kita dapat berdayakan para napi untuk kerja bakti, sehingga ini juga bisa menjadi solusi terhadap masalah kapasitas di dalam rutan ” kata Eri Erawan saat di jumpai di ruang kerjanya, Senin (15/04/2017).

Menurut Eri, selain mengatasi masalah over kapasitas, wacana pembentukan kampung binaan di pulau-pulau tidak berpenghuni tersebut dapat meningkatkan SDM serta dapat mengarahkan napi untuk melakukan aktifitas yang positif.

“Pulau sadar hukum itu dapat dihuni oleh para napi yang tersandung tindak pidana ringan (tipiring) atau untuk napi yang akan bebas sehingga bisa meningkatkan skiil mereka,” ucapnya.

Sehingga melalui wacana itu, jelas Eri dapat menjadi salah satu solusi yang cukup tepat mengatasi kelebihan daya tampung para napi di dalam rutan. (ian)