Salah seorang ABK Kapal TB Mitra Samudra 28/TK korban perompakan mendapat perawatan media di RSBT
Salah seorang ABK Kapal TB Mitra Samudra 28/TK korban perompakan mendapat perawatan media di RSBT (Ist)

Karimun, Lendot.com – Kapal TB Mitra Samudra 28/TK menjadi korban perompakan di Selat Durian, Sabtu (24/2/2018) sekira pukul 03.20 WIB. Akibat kejadian tersebut, seorang crew kapal mengalami luka parah di bagian jari akibat benda tajam.

Kapal berbendera Indonesia ini terdapat sebanyak 11 crew di dalamnya yakni, Fikri Hasan (Nakhoda), Mhd agus Agus diantara (Mualim 1), Samsul bahri (KKM), Rustam efendi (Macinis 1), Edi kliwon (Macinis 2), Sardin (Mualim 2), Miko (Juru mudi), Maulana (Juru mudi), Riski (Juru mudi), Barmawi (Jurumudi), Wahyu (Kadet).

Danlanal TBK Letkol Laut (P), Totok Irianto saat di konfirmasi melalui via Watshapp oleh awak media membenarkan bahwa benar adanya kejadian tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun Lendoot.com, sekira pukul 03.20 WIB perompak naik ke atas TB dengan mengunakan perahu/sampan dengan mesin robin pada titik koordinat 103° 35′ 800″ N/00° 48′ 000″ E sekitar 3 mil dari Pulau Perasi Selatan.

Sebanyak 3 orang perompak berada di atas TB dan 1 perompak lainnya berada di perahu. Keempat orang perompak tersebut menggunakan penutup wajah, ketika berada diatas TB, ketiga pelaku langsung menodongkan Parang di leher Jurumudi kemudian mualim 2, masinis 2 dan kadet diikat di anjungan.

Selanjutnya salah satu pelaku di anjungan menjaga crew TB dan 2 orang lainya turun ke long room/ tempat makan yang berada di dekat kamar Nahkoda dan KKM. Pelaku tersebut mengetuk pintu kamar Nahkoda dan KKM kemudian Nahkoda dan KKM diikat dan di kumpulkan di kamar ABK bagian bawah.

Setelah Nahkoda dan KKM di kumpulkan beserta ABK, namun ada Juru mudi yang sedang tidur di bangunkan terkejut dan langsung memberikan perlawanan terhadap para pelaku dan terjadi pembacokan terhadap Jurumudi atas nama Barmawi.

Peristiwa itupun membuat 1 orang ABK kapal mengalami luka cukup serius di bagian lengan dan 2 jari korban putus akibat senjata tajam. Dari kejadian itu, para perompak berhasil membawa, Gps merek furuno Gp 32 1 unit, Radio vhf 1 unit, Hp 9 berbagai merek dan uang ABK sebanyak Rp 2,4 Juta.

Sekira pukul 13.20 WIB para korban perompakan berhasil dievakuasi ke WD Dermaga Mako Lanal TBK via Combat Boat Pulau Karimun. Korban luka selanjutnya dilarikan ke RSBT dengan menggunakan Ambulan Lanal TBK.(Riandi)