Karimun, Lendoot.com – KM Bintang Surya yang bermuatan barang-barang kelontong terbakar di Perairan Karimun saat berlayar dari Singapura menuju ke Karimun.
Dari 18 anak buah kapal (ABK), satu di antaranya dikabarkan meninggal dunia.
Saat kejadian, kebetulan KN Pulau Dana 323 Bakamla RI sedang melakukan patroli, lalu datang ke lokasi.
Melihat kejadian ini, kapal patroli membantu dengan memadamkan api yang membakar kapal bermuatan bahan kelontong tersebut.
Dari keterangan pers Bakamla RI, KN Pulau Dana 323 yang sedang melaksanakan Operasi Amerta Bumi II.
Saat berpatroli di Selat Singapura, mendapat permintaan bantuan darurat melalui kontak radio di channel 16.
Merespon hal tersebut, KN Pulau Dana 323 dengan kecepatan tinggi bergerak menuju lokasi kejadian.
Diketahui koordinat kapal target di posisi 01.35.45 U – 103.35.09 T atau di sekitar perairan Karimun.
Setibanya di lokasi, KN Pulau Dana 323 yang di komandani Letkol Bakamla Hananto Widhi Nugroho segera menurunkan rigid inflatable hulled boat (RHIB).
Lalu, kapal patroli ini mengaktifkan peralatan pemadam kebakaran yang dimilikinya. Tak lama kemudian, air disemprotkan ke kapal yang terbakar itu.
Identifikasi awal tim Bakamla RI, KM Bintang Surya jenis Kapal Kargo Kayu bermuatan barang kelontong itu sedang berlayar dari Singapura menuju Tanjungbalai Karimun.
Hingga berita ini diturunkan, para korban dibawa ke Tanjungbalai Karimun untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
Sejauh ini, belum diketahui yang menjadi penyebab kecelakaan. Dan KN Pulau Dana 323 masih melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. (*/msa)

