Karimun, Lendoot.com – Petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepri mengamankan speed boat yang membawa 20 orang diduga Tenaga Kerja Ilegal (TKI) ilegal di perairan Kabil Batam, Rabu, (12/4/2017) sekira pukul 06.00 WIB.

Kepala Seksi Penindakan I, R Levi mengatakan kapal speed boat tersebut berangkat dari Batu Pahat, Malaysia dan ditegah oleh Kapal Patroli BC 1305 yang saat itu sedang melakukan patroli rutin.

“Speed boatnya ditegah oleh petugas kita yang saat itu sedang melakukan berpatroli rutin menggunakan kapal BC 1305 diperairan Kabil Batam, Provinsi Kepri,” kata R Levi saat ditemui Lendoot.com di Dermaga Gurita DJBC Kepri, Selasa (18/4/2017).

R Levi menjelaskan, dari pengakuan TKI yang diamankan, mereka harus membayar 900 sampai 1.500 Ringgit Malaysia (RM) untuk ongkos speed boat sampai di Batam.

Sementara untuk TKI, Levi menyebut pihaknya telah melimpahkan ke kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun pada hari yang sama. Sedangkan untuk ABK dan Tekong TKI berinisial SB (49) sampai saat ini masih dalam proses penyidikan.

“TKI nya sudah kita serahkan dihari yang sama ke Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, kalau ABK dan Tekongnya sampai saat ini masih dilakukan penyidikan,” ucap Levi.

Ia menambahkan, untuk kasus ini pemilik kapal (Tekong) dan ABK speed boat dikenakan sanksi kepabeanan karena mengangkut tanpa ijin dan dokumen resmi, pelanggaran tersebut harus membayar denda untuk kapalnya. (ian)