Karimun, Lendoot.com – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri melakukan pemusnahan barang bukti berupa 12.249 botol dan 13.848 kaleng minuman keras, serta 1.006 batang ilegal hasil penindakan.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara dihancurkan dengan menggunakan alat berat. Sedangkan, rokok ilegal dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kakanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto mengatakan, barang bukti tersebut merupakan hasil penindakan selama periode tahun 2018 dan 2019.

“Barang bukti ini merupakan hasil penindakan periode 2018 dan 2019. Dimana masing-masing terdapat 1.454.506 batang rokok dan 12.294 botol dan 13.848 kaleng miras,” kata Agus usai pemusnahan di Kanwil DJBC khusus Kepri, Rabu (13/2/2019) sore.

Agus mengatakan, seluruh barang kena cukai serta barang impor lainnya yang ditegah tersebut telah dinyatakan tidak memenuhi persyaratan atau tidak memiliki dokumen resmi atau rekomendasi dari instansi berwenang.

“Seluruh sarana pengakut tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen pelindung yang sah,” ujarnya.

Proses pemusnahan juga turut dihadiri oleh pihak terkait sebagai bentuk transparansi atas penindakan yang berpotensi miliki kerugian negara sebesar Rp. 21.165.207.150 tersebut.

Dalam pemusnahan tersebut, pihaknya juga turut melakukan hibah barang milik negara berupa kayu teki kepada yayasan Persekutuan Gereja Pentakosta Kabupaten Karimun.(riandi)