Kepala Kanwil DJBC Kepri, Rusman Hadi bersama pimpinan FKPD lain memusnahkan barang bukti hasil penindakan asal Singapura dan Malaysia
Kepala Kanwil DJBC Kepri, Rusman Hadi bersama pimpinan FKPD lain memusnahkan barang bukti hasil penindakan asal Singapura dan Malaysia (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepri memusnahkan barang bukti tindak pidana kepabeanan eks muatan KM Ilham Jaya dan KM Rudi Jaya II, Jumat (8/12/2017) siang. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar.

Kepala Kanwil DJBC Kepri, Rusman Hadi mengatakan bahwa, barang bukti yang dimusnahkan sebagian besar merupakan tangkapan dari Batam tujuan Pekanbaru. Sementara pemusnahan dilakukan untuk menjaga industri dalam negeri serta mencegah masyarakat dari penyakit akibat dari ballpress.

“Barang bukti yang kita musnahkan diantaranya, 51 karung pakaian wanita, 70 kardus Guci, 380 botol minuman berakohol dan ballpresss (pakaian bekas),” kata Rusman Hadi saat diwawancarai wartawan.

Rusman Hadi menjelaskan, awal Desember 2017 pihaknya telah melakukan penegahan sebanyak 3 kali, untuk penegahan pertama yakni KM Sidy Karya 2 mengangkut sekitar 650 ballpress, Rabu (2/12/2017) lalu.

Penegahan kedua yaitu, KM Sakinah Jaya dengan 8 orang ABK serta nahkoda dengan muatan sekitar 1.000 ballpress dari Port Klang, Malaysia tujuan Tanjung Balai Asahan, Senin (4/12/2017) lalu. Ketiga yakni, Speed boat tanpa nama asal Singapura tujuan Tanjung Samak, Provinsi Kepriyang membawa sekitar 30 karton berisikan handpone (Hp), smartwach, remote control alarm, flashdisk dan aksesoris.

“Awal Desember ini kita sudah tiga kali melakukan penegahan, dan untuk penegahan yang terbaru yakni, Rabu (6/12/2017) kita berhasil menegah Speed boat tanpa nama yang mengangkut HP tanpa dilengkapi dokumen lengkap asal Singapura,” jelas Rusman Hadi.

Turut hadir dalam pemusnahan ini, Dandim 0317/TBK, Letkol Inf I Gusti Ketut Arthasuyasa, Kepala Pengadilan Negeri Karimun, Budiman Sitorus, Wakapolres Karimun, Kompol I Gede Ngurah Joni, Karantina, KSOP, Kapolsek Meral. (ian)