Suasana aksi unjukrasa para pekerja PT MOS, tadi siang.
Suasana aksi unjukrasa para pekerja PT MOS, tadi siang. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Aksi unjukrasa sekitar 1200 pekerja PT Multi Ocean Shipyard (PT MOS), Kamis (12/1/2017), berbuntut pada penyerangan kantor atau office manajerialnya. Akibatmya, isi kantor porak-poranda.

Awalnya para pekerja memaksa masuk ke dalam kantor dan kemudian dilanjutkan dengan aksi pengrusakan. Pintu kaca terlihat pecah, isi meja kantor berserakan dan barang-barang elektronik seperti komputer personal terlihat berantakan di lantai.

“Barang-barang seperti komputer hancur, laptop juga ada yang dijarah. Termasuk meja dan bangku kantor juga rusak,” ujar salah seorang karyawan PT MOS lainnya yang namanya tak mau disebutkan.

Saat akan masuk kantor, pekerja juga sempat melakukan pelemparan batu ke arah kantor. Setelahnya barulah sebagian karyawan ada juga yang memaksa masuk ke office.

Di luarnya, aksi bakar-bakaran ban pun tak terhindari saat perwakilan beberapa buruh mencoba menemui pihak perusahaan, namun tidak berada di tempat. Saat ini perusahaan masih dijaga ketat aparat kepolisian dari Mapolres Karimun. (ian)