Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim (ian)

Karimun, Lendoot.com – Sesuai dengan Permendikbud nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa baru yang mengatur bahwa sekolah tidak dibenarkan lagi untuk melakukan perpeloncoan kepada calon siswa-siswi baru disetiap sekolah-sekolah baik SD, SMP dan SMA.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim saat ditemui di Gedung Nasional, Jumat (14/7/2017) pagi mengatakan, dengan adanya aturan tersebut Ia meminta kepada pihak sekolah untuk mematuhi dan tidak melakukan perpeloncoan pada saat Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) pada murid baru.

“Tidak adalagi sifatnya perpeloncoan, semua sudah ada aturannya, penekananannya yang jelas kepada pendidikan karakter. Jadi kalau ada sekolah yang melakukan perpeloncoan itu akan kita hentikan PLSnya,” kata Bakri, Jumat (14/7/2017).

Bakri menyebut, perpeloncoan yang dilarang tersebut mulai dari perlakukan secara fisik, atribut yang tidak mendukung karakter seperti contohnya memakai topi, sendal yang aneh-aneh.

“Intinya tidak boleh lagi sekolah melakukan perpeloncoan kepada calon siswa-siswi, mulai dari fisik, atribut yang aneh-aneh. Yang ada hanya pengenalan sekolah seperti berkeliling sekolah,” ucap Bakri.

Bakri menambahkan, untuk memastikan hal tersebut tidak terjadi, Dirinya akan meninjau langsung ke sekolah-sekolah pada Senin (17/7/2017) mendatang. Sementara untuk Pengenalan Lingkungan Sekolah nantinya akan berlangsung selama tiga hari. (ian)