Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiraseno memeriksa dokumen yang berkaitan dengan Adum 2014-2016 di kantor Dinas Sosial Kab Karimun
Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiraseno memeriksa dokumen yang berkaitan dengan Adum 2014-2016 di kantor Dinas Sosial Kab Karimun (Ist)

Karimun, Lendoot.com – Satreskrim Polres Karimun menetapkan mantan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Indra Gunawan sebagai tersangka atas dugaan melakukan manipulasi SPJ (surat pertanggung jawaban) belanja anggaran secara fiktif.

“Iya kita sudah tetapkan jadi tersangka,” kata Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Dwihatomoko Wiraseno saat dihubungi Lendoot.com via handphone, Selasa (1/8/2017) malam.

Dijelaskannya, kronologis kejadian terjadi pada tahun 2014 hingga 2016 terhadap pengelolahan mata anggaran belanja barang dan jasa yang tidak sesuai dengan ketentuan. Tersangka diduga selalu melakukan pemotongan terhadap anggaran yang ada.

Sementara untuk anggaran kegiatan Administrasi umum ( Adum) sebagian di pergunakan untuk keperluan pribadi yang tidak sesuai DPA ataupun peruntukannya seperti pembayaran angsuran mobil, pembayaran angsuran untuk kredit pinjaman di bank dan lain-lain.

“Modus operandinya melakukan manipulasi SPJ (surat pertanggung jawaban) belanja anggaran secara fiktif, dimana uang yang telah didapatkan dipergunakan untuk keperluan pribadi,” ucap Dwihatmoko.

Dwi menambahkan, barang bukti yang diamankan yakni, mobil merk Honda, BPKB dan dokumen yang berkaitan dengan Adum 2014-2016. Pasal yang dilanggar 2 dan atau pasal 3 18 UU No. 31 tahun 1999 yang telah di ubah menjadi UU No. 20 Tahun 2001 tantang tindak pidana korupsi. (ian)