Ilustrasi Saber Pungli. (internet)
Ilustrasi Saber Pungli. (internet)

Karimun, Lendoot.com – Pungutan tiket masuk ke Pantai Pelawan yang dianggap sebagai pungutan liar, membuat Yim Saber Pungli Kabupaten Karimun dengan aaksi Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Karimun, Minggu (23/4/2017) sekira pukul 15.00 WIB.

Dan ternyata, dalam OTT ini Kepala Desa Pangke Barat dan Bendaharanya, diduga terlibat turut diamankan di Mapolres Karimun. Selain itu, staf kantor desa serta beberapa masyarakat lainnya yang melakukan penjualan tiket masuk objek wisata Pantai Pelawan, juga ikut diamankan.

“Iya benar kejadiannya Minggu (23/4/2017) sekira pukul 15.00 WIB di Pantai Pongkar dan Pantai Pelawan,” kata Harry Andreas saat ditemui diruangannya, Selasa (25/4/2017) sore.

Penjualan tiket kepada pengunjung dilakukan berdasarkan jenis kendaraan yang digunakan oleh pengunjung dan dikenakan biaya tarif tiket untuk setiap per kendaraannya.

Kemudian penjaga gerbang memberikan tiket masuk kepada pengunjung dengan tarif tiket masuk kendaraan dengan rincian sebagai berikut, untuk roda dua Rp 5 ribu, roda empat Rp 10 ribu dan roda enam Rp 15 ribu.

Sementara itu, Ketua Unit Penindakan Saber Pungli Karimun, AKP Dwihatmoko yang juga sebagai Kasatreskrim Polres Karimun mengatakan, diamankannya kepala Desa dan Bendaharanya karena telah melakukan pemungutan tanpa ada dasar hukum yang jelas yang mengatur terkait pungutan pada tiket masuk objek wisata Pantai Pelawan.

Keempat orang tersebut terancam dengan Pasal 12 e UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (ian)