Kacabjari Tanjungbatu, Aji Satrio Prakoso
Kacabjari Tanjungbatu, Aji Satrio Prakoso (Istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Puluhan masyarakat di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun yang diberikan sanksi tilang atas pelanggaran lalulintas belum menebus dan mengambil barang bukti mereka di Kejaksaan Cabang Kejaksaan Negeri Tanjung Batu.

Hal ini dikatakan Kepala Kejaksaan Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Tanjung Batu, Aji Satrio Prakoso kepada Lendoot.com, Senin (10/9/2018) sore.

Dengan tidak diambilnya barang bukti tersebut menandakan banyaknya masyarakat di Pulau Kundur yang masih kurang kesadarannya untuk membayar denda tilang tersebut, bahkan hingga tahunan pelanggaran yang dilakukan.

“Sampai sekarang ini masih banyak yang belum membayar denda. Bahkan ada yang lama, lebih dari satu tahun,” ujarnya.

Banyaknya barang bukti yang belum diambil, ia menghawatirkan masyarakat itu sendiri karena tidak melengkapi kelengkapan kendaraan saat berkendara. Dan dapat membahayakan diri serta menimbulkan pelanggaran yang lain apabila dirazia aparat kepolisian.

Adapun data pelanggan yang belum diambil sebanyak 84 orang. Untuk barang bukti berupa STNK sebanyak 54 lembar, 20 SIM C, satu SIM A, satu SIM B1 dan delapan unit kendaraan.

Para pelanggar dengan barang bukti tilang STNK adalah atas naka Jefry Saputra asal Desa Sungai Ungar, Suherman jalan Dabut Lubuk, Suryanto di jalan Sunaryo, Rio Sucipto jalan Kebung, Rahmad Siswanto di japan Gang Nuri, Herwin jalan MT Haryono, Musrifah jalan Tanjung Sari, Desnediy.

Kemudian, Azimedar di Tanjung Sesup, M Khairul di jalan Bukit Madya, Safaruddin di Kobel Laut, Hamrizal di Kobel Prayun, Anton Muhdani di jalan Nawawie, Udin di Batu Lima, Kismiati jalan Sunaryo, Surganu di Parit Baru, Iwan di Kobel, Wisnu di Danai, Ferry si jalan Kebun Pinang, Edi di Sawang dan Elvi Andi Dewira di Tananh Tinggi.

Pelanggar dengan barang bukti STNK selanjutnya Murdin Nasir di jalan Dwi Kora, Nasroh di jalan Lubuk Tempan, Putra di Batu 14, Suzana di Batu Dua, Arman, Ramli di Dusun III Batu Limau, Suroto di jalan Lubuk, Rendi Andika di Sebele, Eka di jalan Paya Togok, Rames di jalan Dwi Kora, Henidk di Tanjung Batu, Adil di Batu Tujuh, Atan di Batu Dua.

Kemudian, Nurhayati di jalan MT Haryono, Rina Purnama Sari di jalan Mengkuse, Marlina di jalan Parit Muda, Ria di jalan Parit Togok, Yusuf di jalaj A Yani, Eka jalan Kebun Pinang, Dedek di KM Sembilan, Siti Zaharah di Parit 100, Solekah di Batu Delapan, M Syah di Parit Sulawesi, Ibrahim di Kebun Pinang, Koko di jalan Dipenogoro, Medi di Lapangan Bola Gelora, Syafrizal di jalan Dewi Sartika, Yoga di Lubuk Tempan, Irpan Saputra, Salsabila di jalan A Yani dan As Sugianto di jalan Mengkuse.

Sementara pelanggar dengan barang bukti SIM C adalah La Ode Amin di Kobel Laut, Dhandra Fahmy di jalan S Parman, Endang di Kampung Dalam, Ahdindra jalan Taman Raya, Ruslan jalan Kebun Pinang, Hardiyansah di Parit seratus, Heri di Buru, Purwanto di jalan Tanjung Sari, Anton, Armin di jalan Panglong, Nurhayati di jalan MT Haryono, Sugianto di Batu Empat, Abdul Kahar di Sei Sebesi, Ferdi di jalan Rengkum, Renny Haryam di Batu Dua, Hendri di jalan Pasir Gemuk dan Merian di Prayun.

Untuk barang bukti kendaraan adalah Joni Edi di Tanjung Batu Kota, Kurniawan si Gading, Dedi di Tanah Tinggi, M Hukwan di Batu Sembilan, Aris di Batu Empat, Siti Zaharah, M Sohil di Kebun Pinang, Jumharis di Batu 14, Safarin di Sawang, Guntur dan Razman di jalan Dwi Kora. Sedangkan untuk SIM B1 bernama Heng Cai di Sawang dan M Sudek di jalan Parit Seratus untuk brang bukti SIM A.

Dengan ini, Aji mengimbau agar masyarakat dapat segera mendatangi Kantor Cabjari Tanjung Batu di jalan A Yani, Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur untuk mengurus denda tilang mereka.

“Silahkan datang di Hari Senin hingga Jumat pada jam kerja dengan membawa slip tilang dan fotocopy KTP,” ujarnya. (Riandi)