Karimun, Lendoot.com – Kelulusan siswa dan siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Karimun akan diumumkan pada 5 Juni mendatang atau sebelum dibukanya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021.

Pengumuman kelulusan nantinya akan diumumkan secara online kepada para pelajar. Hal itu, mengingat kondisi pandemi wabah Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Penentuan kelulusan para siswa/i itu juga bukan lagi berdasarkan hasil Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan Ujian Nasional (UN). Perihal itu telah diputuskan secara resmi usai dihapuskannya UN karena dampak Covid-19.

Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim mengatakan, kelulusan siswa/i SD dan SMP akan sepenuhnya ditentukan oleh pihak sekolah melalui Rapat Dewan Guru.

“Kelulusan SMP dan SD tahun ini akan ditentukan oleh pihak sekolah melalui rapat dewan guru,” kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun Kepri, Bakri Hasyim, Jumat (8/5/2020).

Ia mengatakan, sistem tersebut diterapkan usai dihapusnya UN tahun 2020 karena dampak Covid-19. Adapun acuan nilai lulus atai tidaknya siswa, rapat dewan guru akan mempertimbangkan nilai semester.

Penilaiannya, antara lain untuk SMP nilai semester 1 dan 2 kelas I, semester 1 & 2 kelas 2 dan semester 1 kelas 3.

Sementara untuk SD, kelulusan mulai dihitung dari nilai semester 1 & 2 kelas IV, semester 1 & 2 kelas V dan semester 1 kelas VI.

“Jadi ada 5 semester di SMP dan lima semester di SD. Nanti dikumulatifkan,” kata Bakri Hasyim.

Meski tidak ada UN tahun ini baik ditingkat SMP maupun SD, Bakri tetap menargetkan kelulusan siswa 100 persen.

Bakri juga menyebutkan, kelulusan seorang siswa baik SMP maupun SD tidak hanya dinilai melalui nilai semestwr siswa, melainkan juga ditentukan nilai kelakuan siswa.

“Selain nilai juga, dewan guru akan melihat kelakuan selama masa sekolah,” katanya.

Ujian Kenaikan Kelas Ditiadakan

Menjelang berakhirnya tahun ajaran 2019-2020, Dinas Pendidikan Karimun juga meniadakan Ujian Akhir Semester untuk penentuan kenaikan kelas.

Hal yang sama diberikan oleh Disdik Karimun kepada pihak sekolah di Karimun untuk menentukan naik atau tidaknya siswa melalui penilaian proses belajar selama satu semester.

“Ujian akhir semester kita tiadakan mengingat kondisi saat ini. Sistem kenaikan kelas kita serahkan kepada pihak sekolah, mengingat pihak sekolah yang mengetahui langsung kemampuan siswa,” kata Bakri.

Ia mengatakan, sistem penilaian untuk akhir semester ini bisa diambil melalui nilai- nilai pembelajaran selama tahun ajaran 2019-2020, atau bisa saja melalui penilaian melalui tugas- tugas selama masa pembelajaran di rumah.

“Jadi tidak ada sistem ujian akhir sekolah secara tatap muka. Semua dilakukan secara online, entah itu melalui ujian online atau melalui tugas- tugas saat pembelajaran di rumah,” katanya.

Ia berharap kondisi penyebaran wabah Covid-19 segera berakhir dan keadaan dapat kembali normal seperti biasanya.

“Kita juga harapkan meskipun proses belajar dijalankan di rumah, namun guru dan siswa tetap menjalankan tugasnya masing-masing,” katanya.(rk)