Ilustrasi
Ilustrasi (Google)

Karimun, Lendoot.com – Januari hingga Juni 2018, Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun mencatat jumlah korban Demam Berdarah Dengue (DBD) di Karimun sebanyak 43 orang.

Hal ini disampaikan langsung oleh kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Jumat (22/6/2018) kemarin.

“43 kasus terjadi, dua pasien diantaranya meninggal dunia,” kata Rachmadi.

Untuk menekan kasus seperti ini, Rachmadi mengatakan, pihaknya akan meningkatkan peran Juru Pemantau Jentik (Jumantik), melakukan abatesasi selektif dan fogging fokus untuk mencegah wabah DBD.

Ia mengatakan, kasus DBD dari tahun ke Tahun di Karimun terus alami penurunan sangat signifikan.

Hal itu terbukti dari tahun 2016 dengan jumlah kasus 424 terus mengami penurunan pada tahun 2017 dengan 71 kasus. Selanjutnya pada tahun 2018 per bulan Juni baru 43 kasus terjadi.

“Terus alami penurunan signifikan dan harapan kita terus turun. Ini berkat upaya kita bersama masyarakat untuk terus melakukan pencegahan agar DBD ini tidak terus menyebar,” katanya.

Meski mengalami penurunan setiap tahun, Rachmadi meminta kepada masyarakat untuk terus waspada dengan melakukan 3M plus dan cepat tanggap apabila menemukan gejala- gejala DBD pada anggota keluarga.

“Meski cenderung menurun kita terus waspada, dan segera bawa ke rumah sakit apabila ada menemukan gejala- gejala DBD,” ucapnya. (ian)