pedofilia
Foto: Ilustrasi (ist/net)

Karimun, Lendoot.com – Sejak Januari hingga April 2018, terdapat enam kasus tindak kejahatan yang dialami anak-anak di bawah umur. Keenam kasus yang tersebut diantaranya tindak pencabulan dan persetubuhan.

Hal tersebut diketahui berdasarkan data dari kasus-kasus yang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satuan Reserse Kriminal Polres Karimun.

“Lp yang masuk ada enam. Dua diantaranya kasus pedopil. Satu kasus dengan tersangka Zu sudah P21. Sedangkan satu lagi sudah selesai tahap satu dan akan ke tahap dua,” kata Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara melalui Kanit II Unit PPA, Ipda Mega Satriatama.

Selain korban anak, dalam empat bulan pertama tahun 2018 ini satu anak menjadi pelaku tindak kejahatan, yakni kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Sementara seorang perempuan menjadi korban kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Satu anak terlibat kasus curanmor dan satu wanita menjadi korban kasus KDRT. Untuk anak sebagai pelaku ini sudah kita damaikan dan telah menjalani proses diversi,” terang Mega.

Sementara pada tahun 2017, Unit PPA Satreskrim Polres Karimun menangani 16 kasus yang melibatkan anak sebagai korbannya. Anak-anak tersebut menjadi korban di kasus pencabulan dan persetubuhan.

Sedangkan anak yang terlibat sebagai pelaku di tahun 2017 berjumlah sebanyak 16 kasus. Anak-anak tersebut menjadi pelaku tindak curanmor, penganiayaan dan pencurian. (ian)