Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Karimun, Andriansyah
Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Karimun, Andriansyah

Karimun, Lendoot.com – Kejaksaan Negeri Karimun Cabang Tanjung Batu menetapkan dua karyawan PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjung Batu sebagai tersangka. Keduanya tersangkut kasus dugaan korupsi penyelewengan operasional bahan bakar.

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun keduanya pihaknya belum menyampaikan nama-nama kedua tersangka tersebut. Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Karimun, Andriansyah menegaskan hal tersebut.

“Iya sudah ada, dua orang,” kata Andriansyah melalui pesan singkat Whatsaap, Kamis (3/1/2019) siang.

Untuk proses selanjutnya, Andriansyah menyebut kedua tersangka rencananya akan langsung dibawa ke Karimun untuk dilakukan penahaan oleh pihak Kejaksaan Negeri Karimun.

“Hari ini, rencananya langsung ditahan, dan dibawa ke Karimun,” ucapnya.

Kasus dugaan korupsi operasional Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun cabang Tanjung Batu ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang mengeluhkan macetnya pendistribusian air minum yang disuplai PDAM ke rumah pelanggan.

Dari penyidikan Kejaksaan Negeri Karimun Cabang Tanjungbatu menemukan adanya pemalsuan bukti pembayaran (kwitansi) pembelian bahan bakar operasional PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjung Batu.

Hasil perhitungan sementara penyidik kejaksaan dan Ahli Utama Manajemen Air Minum, kerugian negara yang ditumbulkan akibat penyelewengan operasional PDAM Tirta Karimun Cabang Tanjung Batu tersebut mencapai 400 juta lebih. (parulian turnip)