Karimun, Lendoot.com – Tania Karina (15) asal Kabupaten Karimun banyak meraih prestasi di tingkat nasional di cabang olahraga tenis lapangan.

Teranyar, bersama Nastasha kakaknya, Tania meraih juara I di kejuaraan nasional tenis junior Piala Rektor Universitas Negeri Padang tahun 2018, yang digelar di Kota Padang 6-8 Juli kemarin.

“Alhamdulillah dua putri kita ini berhasil sebagai juara 1 dalam ajang tersebut. Saya bangga kepada mereka karena mampu mengharumkan nama Kabupaten Karimun,” kata Pelatih sekaligus orang tua Natasya dan Tania, Kahar Daeng Makita, Jumat (13/7/2018).

Kahar, ayah dari Natasya dan Tania diketahui sering menjuarai berbagai turnamen lokal maupun nasional. Belasan piala dan piagam banyak dipajang dinrumahnua.

Ironisnya, Kahar mengatakan, meskipun beberapa kali menjuarai kejuaraan lokal maupun nasional, namun kedua atlet tersebut kurang mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah yakni, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Karimun dan KONI Karimun.

“Ini untuk Karimun dan Karimun, tapi kita tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah Daerah. Mereka ini kalau mengikuti kejuaraan berusaha untuk mencari donatur sendiri. Nama Karimun sudah dikenal untuk cabang olahraga tenis di tingkat nasional,” ujarnya.

Kahar memaparkan, kurangnya perhatian dari Pemerintah Daerah, Tania saat ini telah dikontrak Pemerintah Aceh untuk mewakili daerah itu dalam kejuaraan-kejuaraan tenis tingkat nasional. Bahkan saat ini, Tania disekolahkan dan dibiayai oleh pemerintah Aceh.

“Ironisnya, Tania sekarang di kontrak untuk mewakili pemerintah daerah Aceh, dia disekolahkan di sana. Alhamdulillah dia berhasil raih juara satu untuk Popda Aceh, adiknya Natasya juga mau dikontrak tapi saya belum izinkan. Kalau daerah ada perhatian, saya juga tidak mengizinkan dan lebih memilih Tania (membela) Karimun,” katanya.

Upaya mencari jalan untuk suksesnya Tania sudah dilakukan dengan memberikan laporan serta jadwal pertandingan. Tentunya ke pemerintah daerah melalui Dispora dan KONI Karimun. Sayangnya, Kahar mengaku belum mendapatkan respon positif.

Di kesempatan ini, Kahar meminta Pemerintah Daerah kedepan dapat lebih memperhatikan atlet-atlet seperti Tania yang telah berjuang mengharumkan nama Kabupaten Karimun.

“Apabila Pemerintah Daerah mau memperhatikan, saya akan tarik kembali anak saya untuk Karimun,” tutupnya. (riandi)