Sebagian santri yang keracunan masih dirawat di RSBT
Sebagian santri yang keracunan masih dirawat di RSBT (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, penyebab puluhan santri di pondok pesantren Hidayatullah keracunan karena terinfeksi bakteri Staphylococcus Aureus.

Hal tersebut dikatakannya, setelah didapat dari hasil uji sampel makanan yang dilakukan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Batam telah selesai, Selasa (1/8/2017) kemarin..

“Kemarin sudah keluar dari BTKL, hasilnya makanan tersebut sudah terinfeksi bakteri Staphylococcus Aureus, yang teridentifikasi di Nasi, Telor dan Mie,” kata Rahmadi, Rabu (2/8/2017).

Rachmadi mengatakan, penyebab makanan tersebut dikontaminasi oleh bakteri Staphylococcus Aureus, dikarenakan proses penyajian makanan tersebut yang terlalu lama, karena saat penyajian, makanan tersebut dalam keadaan terbuka.

Ia menambahkan, kondisi lingkungan yang kurang higienis atau bersih juga menjadi penyebab bakteri Staphylococcus Aureus berkembang.

“Hanya saja berkembang atau tidaknya terngantung daya tubuh setiap individu,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan santri pondok Pesantren Hidayatullah mengalami keracunaan usai menyantap nasi kotak yang diterima pihak pesantren dari salah seorang donatur. (ian)