Sejumlah prajurit TNI dan masyarakat saat mengibarkan bendera merah putih di pulau terluar. (ian)
Sejumlah prajurit TNI dan masyarakat saat mengibarkan bendera merah putih di pulau terluar. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Menjaga kedaulatan negara dan juga menjaga identitas sebuah bangsa menjadi bagian yang dilakukan Komandan TNI AL (Danlanal) TBK, Letkol Laut (P) Totok Irianto bersama jajarannya. Bersama sejumlah organisasi massa (ormas), pemasangan bendera raksasa di pulau terluar menjadi salah satu upayanya.

Pengibaran bendera merah putih berukuran 25 x 11 meter dengan berat 35 kilogram itu dilakukan di Pulau Karimun Kecil, Selasa (15/8/2017). Pulau ini merupakan pulau terluar yang pasti akan terlihat bangsa-bangsa lain di dunia yang melintas Selat Melaka.

Perairan Karimun kecil merupakan tempat melintasnya kapal-kapal dari berbagai negara. Dengan adanya bendera raksasa tersebut, katanya, maka kapal asing akan mengetahui kawasan tersebut adalah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Dengan adanya simbol negara seperti berkibarnya bendera merah putih di pulau ini, maka negara lain akan tahu jika itu pulau Republik Indonesia. Ini NKRI!” kata Totok Irianto.

Sebelum melakukan pengibaran bendera di pulau yang terletak di bibir perairan tersibuk di Asia Tenggara, Selat Malaka itu, terlebih dahulu diawali dengan upacara di atas Patkamla Combat Boat mikik Lanal TBK. Upacara dipimpin langsung Totok.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang ikut dalam kegiatan tersebut mengapresiasi atas upaya Lanal TBK yang terus mempertahankan wilayah perbatasan. Termasuk, pengibaran bendera raksasa dalam rangka HUT RI ke 72, yang merupakan kali pertama di Pulau Karimun Anak.

“Pengibaran bendera di Karimun Anak tersebut menjadi sejarah karena baru pertama kali dilakukan di Pulau Karimun anak,” ucap Rafiq.

Sebelumnya Lanal Karimun berhasil mengibarkan bendera merah putih terbesar dari bawah laut pada puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-70 di Coastal Area. (ian)