Sejumlah anggota Satpol PP membongkar lapak pedagang di Jalan Haji Arab Puakgn, siang tadi. (ian)
Sejumlah anggota Satpol PP membongkar lapak pedagang di Jalan Haji Arab Puakgn, siang tadi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Pembongkaran paksa lapak pedagang kaki lima (PK5) di Jalan Haji Arab Puakang Kelurahan Sei Lakam Timur Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, Senin (27/3/2017) siang tadi, tidak serta merta meninggalkan nasib PK5 tersebut.

Pihak pemerintah daerah menawarkan solusi bagi korban pembongkaran. Salah satunya, pedagang yang lapaknya dibongkar akan difasilitas pemerintah daerah, misalnya akan dipindahkan lapaknya di Pasar Puan Maimun.

Ini diungkapkan TA Rahman yang menganjurkan agar para pedagang dapat mendaftarkan diri ke pihak Perusahaan Daerah (Perusda) Karimun.

“Bagi pedagang yang lapaknya sudah dibongkar silahkan mendaftarkan diri ke Perusda, sebab kita sifatnya hanya melakukan penertiban saja. Supaya jalan di Puangkang itu bebas dari para pedagang karena itu bukan area perdagangan,” ujar TA Rahman.

Sementara itu, petugas gabungan dari Pemkab Karimun yang terdiri dari Satpol-PP, TNI, Polisi dan Dishub Karimun membongkar paksa lapak-lapak pedagang yang biasa berjualan di pinggir Jalan Haji Arab Puakang Karimun.

Siang tadi, para petugas terlihat lancar saja saat melakukan pembongkaran. Pedagang yang memiliki lapak tampak tidak melakukan perlawanan. Bahkan sebagian lapak-lapak yang bediri di sepanjang jalan sudah ada yang dibongkar sendiri oleh para pemilik lapak.

TA Rahman mengatakan setelah pihaknya melakukan pembongkaran lapak pedagang, daerah tersebut harus steril dari aktifitas berjualan. Jika memang nanti masih ada pedagang yang berjualan, katanya, pihaknya akan kembali melakukan patroli.

“Kita sudah tertibkan setelah kita kasih peringatan, daerah ini tidak boleh ada berjualan lagi. Kalau ada yang berjuaan kita akan kembali melakukan patroli,” ucap Rahman. (*)