Ini Aceng yang terluka akibat perkelahian pemuda antarkampung di Sei Ayam, dinihari tadi,. (sjs)
Ini Aceng yang terluka akibat perkelahian pemuda antarkampung di Sei Ayam, dinihari tadi,. (sjs)

Karimun, Lendoot.com – Perkelahian pemuda antarkampung di Sungai Ayam, Minggu (1/1/2017) sekitar pukul 00.30 WIB, yang sempat mencekam, sedang memasuki proses mediasi.

Dari informasi yang dihimpun Lendoot.com. Perkelahian tersebut dipicu dari kesalahpahaman serta ketidaksenangan satu pihak yang ditegur pihak lainnya.

Kejadian bermula saat Yosman Aceng bersama lima rekannya sedang duduk-duduk bareng di bengkel Sepeda Motor Hafis Jalan Letjen Haryono Sungai Ayam dalam rangka menyambut pergantian tahun baru.

Tak lama berselang Abu dan rekan-rekannya melintas di depan bengkel tersebut dengan mengendarai Sepeda Motor Yamaha Vega berknalpot Blong. Disebut pemuda Sungai Ayam, Abu menggeber-geber sepeda motornya, sehingga menimbulkan suara bising.

Tidak terima ditegur, Abu mengadu kepada Yanto dan kemudian kembali mendatangi bengkel tersebut. Dengan membawa rekannya sebanyak delapan orang lengkap dikabarkan lengkap dengan membawa senjata berupa kayu dan besi. Yanto dan rekan-rekannya pun mulai beraksi.

“Siapa tadi yang memukul adek saya?” kata Yanto. Atas pertanyaan itu salah seorang rekan Yosman menjawab, “tidak ada yang memukul adek kamu”.

Setelah mendapat jawaban dari rekan Yosman, kelompok Yanto tidak merasa puas dan langsung melakukan pemukulan kepada Yosman Aceng dan rekan-rekannya hingga mengalami luka robek di bagian pelipis mata kirinya. Melihat Yosman berdarah-darah Yanto bersama rekannya langsung pergi melarikan diri.

Perkelahian sempat membuat warga pemuda Sungai Ayam berkumpul dan berencana melakukan penyerangan ke kampung yang sebenarnya tidak jauh dari kampung tersebut.

“Awalnya, pemuda kita emosi. Malah ada rencana menyerang lagi. Tapi Alhamdulillah, masih bisa ditahan,” kata Fairuz Alpaizam, Ketua Pemuda Sungai Ayam.

Datangnya puluhan anggota polisi dari Polres Karimun, Polsek Karimun, Polsek Tebing dan Polse Meral ke TKP dapat membantu memenangkan warga pemuda Sungai Ayam yang sudah terbakar emosinya.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Dwi Hatmoko Wiraseno membenarkan adanya kejadian perkelahian tersebut. “Benar, tapi kita masih memediasi kedua belah pihak dulu. Nanti konfirmasinya ya,” katanya kepada Lendoot.com. (sjs/ian)