Sebagian santri yang keracunan masih dirawat di RSBT
Sebagian santri yang keracunan masih dirawat di RSBT (ian)

Karimun, Lendoot.com – Setelah menjalani perawatan di RSUD Muhammad Sani dan Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) selama dua hari, puluhan santri yang diduga keracunan makanan kondisinya mulai membaik.

Seperti di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) saat Lendoot.com mendatangi rumah sakit tersebut, Kabid Pengembangan dan SDM Rumah Sakit Bakti Timah Kabupaten Karimun, Reza mengatakan santri yang dirawat di RSBT saat ini kondisinya sudah mulai membaik, bahkan sebagian besar sudah ada yang pulang kerumah.

“Pagi ini pasien yang diduga keracunan kemarin sudah mulai membaik, sebagian juga sudah ada yang pulang kerumahnya masing-masing. Sekarang hanya tinggal 11 orang yang menjalani perawatan karena kondisinya belum memungkinkan untuk pulang,” kata Kabid Pengembangan dan SDM RSBT, Reza, Senin (24/7/2017) pagi.

Reza menyebut, sebelumnya ada 67 orang yang mendapat perawatan di RSBT, dari ke 67 orang tersebut pada Minggu (23/7/2017) kemarin telah dipulangkan ke rumahnya sebanyak 50 orang. Namun setelah dipulangkan ada beberapa pasien yang kembali kesini untuk mendapat perawatan.

“Totalnya ada 67 orang yang dirawat disini (RSBT), cuman sebagian pada Minggu kemarin sudah ada yang pulang sebanyak 50 orang,” ucapnya.

Terpisah, Direktur RSUD Muhammad Sani, Zulhadi saat dikonfirmasi Lendoot.com via Handphone mengatakan saat ini pasien yang dirawat di RSUD sudah membaik dan dipulangnya 13 orang dari total keseluruhan 14 pasien.

“Pagi ini sudah dipulangkan 13 orang, sisanya hanya tinggal 1 orang lagi yang masih dirawat,” ucap Zulhadi.

Sementara itu, salah seorang orang tua santri yang anaknya menjadi korban, Zainah mengatakan sangat berterimah kasih kepada pihak RSBT yang dengan cepat melakukan perawatan terhadap anaknya sehingga tidak terjadi apa-apa.

“Terimakasih atas layanan rumah sakit RSBT karena telah melayani anak saya dengan baik, saat ini kondisi anak saya sudah mulai membaik,” ujar Zainah. (ian)