Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai di Hotel Aston Karimun
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai di Hotel Aston Karimun (Parulian Turnip)

Karimun, Lendoot.com – Pemerintah daerah Kabupaten Karimun mengaku sulit untuk membongkar puluhan bangunan liar di area jalur hijau yang terletak di depan RSUD Muhammad Sani, Kecamatan Meral.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq belum lama ini saat diwawancarai wartawan terkait status bangunan liar di area jalur hijau.

Rafiq menyebut, ada beberapa alasan mengapa pemkab Karimun sulit untuk menertibkan puluhan bangunan liar tersebut.

Diantaranya adalah sebagian warga memiliki surat dan sebagian merupakan warga kurang mampu.

“Jika dibongkar secara paksa, kedepannya pasti menimbulkan masalah dan bisa saja berhadapan dengan proses hukum,” ucap Rafiq.

Menurutnya, jika memang harus dibongkar seluruh bangunan yang ada di lokasi tersebut harus dibongkar. Tapi hal ini sulit dilakukan karena sudah tidak ditertibkan sejak dulu.

Meskinpun pemerintah daerah memberikan ijin tinggal sementara waktu, Rafiq menyampaikan bahwa pemda tidak dapat memberikan status legalitas.

“Saya kira memang kita tidak bisa memberikan status legalitas formal, yang penting mereka bisa tertib tinggal di sana,” kata Rafiq. (Parulian Turnip)