Karimun, Lendoot.com – Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, mengamankan delapan Warga Negara Asing (WNA) yang diduga melakukan pelanggaran undang-undang keimigrasian di dua berbeda di Kabupaten Karimun.

Delapan WNA tersebut yakni, C Warganegara Malaysia, IS Warganegara Bangladesh, MS Warganegara India dan CJ, LXC, LLL, NSC, OCB merupakan Warganegara Singapura.

Kasi informasi sarana dan komunikasi Imigrasi Karimun, Ryawantri nurfatimah menjelaskan, 8 WNA tersebut diamankan berdasarkan laporan warga yang mencurigai salh seorang WNA berinisial C masuk ke Karimun yang diduga tidak memiliki dokumen keimigrasian yang sah.

“C ini bernegara Malaysia, ia kita amankan di daerah Pongkar Kecamatan Tebing berdasarkan hasil laporan masyarakat bahwa tidak memiliki dokumen dan visa,” kata Rya saat menggelar rilis di ruang Wasdakim, Jumat (31/8/2018) pagi.

Rya mengatakan, sedangkan tujuh WNA lainnya diamankan di Pulau Moro, Kecamatan Moro pada Rabu tanggal 29 Agustus kemarin yang bekerja sebagai tukang bangunan.

“Tujuh WNA tersebut berada di Moro untuk melakukan pekerjaan sebagai pekerja bangunan,” ujarnya.

Rya menambahkan, awalnya Imigrasi Karimun mengamankan sebanyak 10 WNA, namun dua diantaranya dibebaskan karena tidak melakukan pelanggaran keimigrasian.

“Awalnya kita mengamankan 10 orang, namun dua orang kita lepaskan karena tidak melakukan pelanggaran. Sementara yang 7 lagi kita amankan karena melakukan pelanggaran. Saat ini kedelapan WNA sedang kita proses lebih lanjut,” tambahnya. (Riandi)