Suasana simposium IDI Karimun di Gedung Nasional Karimun, Minggu (27/8/2017). (ist)

Karimun, Lendoot.com – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Karimun terus bertekad meningkatkan kinerja dan profesionalisme para dokternya untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Caranya, dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi dalam peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

Langkahnya, IDI Karimun menyelenggarakan kegiatan Simposium dan Workshop, Minggu, (28/8/2017), bertempat di Gedung Nasional, Jalan Yos Sudarso, Tanjung Balai Karimun.

“Dengan diadakannya kegiatan ini, kami berharap para dokter bisa lebih meningkatkan pengetahuannya, serta mengikuti pesatnya perkembangan teknologi kesehatan untuk menghadapi MEA,” ujar Ketua IDI Cabang Karimun. Dr Firmansyah, MARS dalam sambutannya.

Topik diagnosis dan terapi untuk perdarahan dalam kehamilan untuk praktik sehari hari yang disampaikan Dr Rovi Wilma, SpOG disambut  antusias para peserta yang hadir.

Agenda rutin empat bulanan tersebut sebagai momentum IDI bertukar informasi dan teknologi. Masih dalam  semangat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, para dokter terlihat sangat bersemangat penuh kekompakan dalam tegiatan tersebut.

Dalam seminar ilmiah kedokteran, IDI Karimun juga merangkul Ikatan Bidan Indonesia (IBI) se -Kepulauan Riau dalam kegiatan tersebut. Selain tentang diagnosis dan tetap pendarahan, IDI juga menghadirkan narasumber  dr M Ilham, Sp KFR (spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi) yang mengangkat topik peran rehabilitasi medik dalam terapi nyeri punggung bawah mekanik.

Seksi Ilmiah IDI yang diketuai dr Rully Andriyanto, Sp M, mengatakan, pihaknya melakukan inovasi konsep dalam kegiatan empat bulanan IDI tersebut. Dia berharap ke depannya bisa lebih baik lagi dan mencakup banyak aspek serta beragam dalam menginformasikan teknologi pengetahuan dari para dokter sebagai narasumber kepada para peserta kegiatan.

“Kita akan terus berinovasi dalam konsep kegiatan, supaya lebih banyak mencakup semuanya aspek, dan menambah wawasan para peserta kegiatan,” ungkapnya. (amr)