Bupati Karimun beserta pengurus dan tamu undangan berpose bersama saat acara pembukaan seminar di Aston Hotel Karimun, tadi pagi. (sjs)
Bupati Karimun beserta pengurus dan tamu undangan berpose bersama saat acara pembukaan seminar di Aston Hotel Karimun, tadi pagi. (sjs)

Karimun, Lendoot.com – Sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, perawat menjadi perhatian penting Bupati Karimun Aunur Rafiq. Saat peringatan HUT ke-3 DPD PPNI Kabupaten Karimun, Rafiq memberikan hadiah yang tak diduga-duga para perawat.

Ada dua hadiah yang disampaikan Rafiq saat sambutan sebelum membuka seminar tentang Legalitas dan Hukum Keperawatan di Hotel Aston Karimun, Sabtu (18/3/2017) pagi tadi. Hadiah tersebut berupa pmeberian status honor kontrak pagi perawat yang masih berstatus perawat tenaga sukarela.

“Sebagai hadiah ulang tahun yang ketiga dan ke-43 PPNI, saya kasih hadiah. Yang sudah tiga tahun dan lima tahun, kami janjikan honor kontrak. Di bawah tiga tahun, sabar dulu,” kata Rafiq yang disambut meriah peserta acara tersebut.

Hadiah lainnya, Aunur Rafiq juga memberikan televisi untuk doorprize bagi para perawat yang mengikuti rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-43 tahun PPNI, sekaligus HUT ke-3 DPD PPNI Kabupaten Karimun tersebut.

Dalam sambutannya, Rafiq menyebut peranan perawat sebagai tenaga kesehatan garda terdepan, diperlukan perananan komperhensif. “Perawat harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kalau perawat banyak senyum, maka pasien cepat sembuh, tapi kalau perawat banyak cemberut, makin kuat sakit pasien,” kata  Aunur Rafiq yang disambut tawa hadirin.

Sementara perhatian lainnya juga diberikan Rafiq kepada perawat. Untuk penganggarannya, Rafiq juga mengundang tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan dalam pembahasan di Musrenbang (musyawarah perencanaan pembangunan) Kabupaten Karimun.

 Sebelumnya, Ketua DPD PPNI Karimun Mazlam mengatakan bahwa PPNI sudah melakukan pendataan agar perawat dapat meningkatkan SDM (sumber daya manusia)-nya. Salah satunya dengan seminar tentang Legalitas dan Hukum Keperawatan tersebut. (sjs)