Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak boleh sekadar diukur dari berdiri megahnya gedung atau terlaksananya program, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Wako Lis saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Otonom Tanjungpinang di halaman Kantor Wali Kota Tanjungpinang, Sabtu (17/10/2026).
“Setiap jabatan adalah amanah, setiap anggaran adalah tanggung jawab, dan setiap program pemerintahan harus memberikan manfaat nyata bagi warga,” ujar Lis.
Ia merinci, tolok ukur hasil pembangunan sejati terlihat dari peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, infrastruktur memadai, pembukaan lapangan kerja, tumbuh kembang UMKM, serta lingkungan yang bersih dan aman.
Peringatan bertema “Berbenah Bersama, Berkarya Nyata, Maju Sejahtera” ini sekaligus menjadi momen refleksi perjalanan otonomi sejak 17 Oktober 2001. Lis mengapresiasi jasa para tokoh pendahulu yang telah memperjuangkan pembentukan kota otonom.
Empat Poin Penting Arahan Wako Lis:
Responsif dan Profesional: Seluruh perangkat daerah diminta bekerja cepat merespons aspirasi serta menyelesaikan persoalan warga secara linier dan transparan.
Penguatan Budaya Melayu: Mengintegrasikan nilai budi pekerti, kesantunan, dan musyawarah Melayu dalam kehidupan bermasyarakat serta tata kelola pemerintahan.
Pelestarian Pulau Penyengat: Menjaga cagar budaya sejarah sekaligus mengoptimalkan potensi wisata untuk menggerakkan ekonomi warga lokal.
Kolaborasi Lintas Sektor: Pembangunan kota membutuhkan partisipasi aktif DPRD, akademisi, insan pers, tokoh agama/adat, dunia usaha, hingga generasi muda.
“Mari jadikan momentum 25 tahun Kota Otonom Tanjungpinang ini sebagai pembaruan komitmen untuk bekerja lebih baik, menjaga persatuan, dan mewariskan kota yang lebih maju bagi generasi mendatang,” pungkasnya. (*/fji)

