Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.
Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.

Tanjungpinang, Lendoot.com – Pemerintah Provinsi Kepri ternyata hingga kini belum membayarkan gaji ribuan pegawai tidak tetap (PTT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), PTT guru, PTT sekretariat pemerintah daerah, serta sekretariat DPRD Kepri.

Tak hanya itu, gaji dan tunjangan anggota DPRD Kepri juga turut menjadi imbas dengan pembayaran dicicil dalam waktu dan tanggal pembayaran yang berubah-ubah. Kondisi ini juga menambah masalah dalam lingkungan kerja Pemprov Kepri, selain masih minimnya progres pelaksanaan kegiatan APBD 2019.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang memanggil pemerintah provinsi di ruang rapat Pimpinan DPRD Kepri, untuk mempertanyakan dana gaji DPRD dan PTT di Kepri tersebut, pada 25 Februari 2019 lalu.

“Dalam rapat tadi, sejumlah masalah dan kendala terkait masalah gaji dan tunjang DPRD yang dicicil, serta gaji Pegawai PTT rumah sakit, guru serta sekretariat yang hingga saat ini belum dibayarkan,” ujar Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak pada wartawan, usai melaksanakan rapat seperti dikutip dari KMG (Kepri Media Group).

Sambung Jumaga, DPRD Kepri mempertanyakan dan meminta kendala serta kepastian pengucuran alokasi dana DIPA alokasi penggajian DPRD dan ribuan pengawai PTT tersebut kepada Pemerintah provinsi.

Dari pertemuan itu, Jumaga menyatakan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri yang datang dalam rapat tersebut memastikan, akan segera menyelesiakan pembayaran gaji DPRD dan PTT di Provinsi Kepri itu pada bulan mendatang.

Sejumlah anggota DPRD Kepri juga mengakui, pengucuran gaji dan tunjangan DPRD dari dana APBD Kepri setiap bulanya kadang tidak menentu.

“Tanggal 5 kadang-kadang, terkadang tanggal 11. Ada juga tanggal 20, macam mencicil,” sebut anggota DPRD Kepri lainnya.

Ditempat yang sama, Sekda Kepri TS Arif Fadillah juga mengakui, terjadinya keterlambatan daari sejumlah progres kegiatan dan keuangan dari APBD. Dalam rapat Evaluasi OPD setiap Senin, juga sudah beberapa kali ditekankan pada kepala OPD, agar dapat mempercepat progres kegiatanya masing-masing.

“Intinya, kami setiap Senin sudah ingatkan, agar sama-sama dapat mempercepat pelaksanaan kegiatan dimasing-masing OPD,” ujar Arif.

Demikian juga mengenai jadwal dan waktu penggajian DPRD serta PTT yang ada di Kepri guna dilakukan penyesuaian tanggal dan waktu.

“Saya juga mengucapakan trimakasih kepada kawan-kawan di DPRD yang mengingatkan juga, terhadap kegiatan yang hingga Februari ini memang masih minim, demikian juga progress keuangan,”ujarnya.

Untuk menyelesaikan hal tersebut, Arif Fadillah mengatakan akan segera memanggil kepala OPD terkait, untuk dapat segera menyelesiakan permasalahaan keterlambatan gaji dan kegiatan lainya. (*/KMG)