Dalam sebuah diskusi di lingkungan kampusnya, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa (HIMA) FISIPOL Universitas Karimun, menghasilkan buah pikiran yang mumpuni.

Dalam diskusi yang digelar di lingkungan kampus, Selasa (15/5/2018) malam tadi, mahasiswa bersepakat tentang kesadaran pentingnya seorang mahasiswa itu berorganisasi.

Menurut mereka, dalam kehidupan sehari-hari mahasiswa khususnya selalu dihadapkan dengan istilah organisasi. Dari bentuk dan model yang berbeda-beda, setiap organisasi pasti memiliki pemimpin. Kepemimpinan biasanya mempengaruhi upaya pencapaian tujuan organisasi, salah satunya dalam pengambilan keputusan.

“Salah satu fungsi yang harus dilakukan pemimpin dalam upaya pencapaian tujuan adalah bagaimana pemimpin itu bisa mengambil keputusan dengan efektif. Dari sini kita sama-sama menyadari bahwa, organisasi itu penting. Dan kita sebagai mahasiswa harus menyadari pentingnya berorganisasi ini,” kata Siti Maharani sebagai juru bicara HIMA FISIPOL UK didampingi rekannya, Suchy Winia Utami, usai acara diskusi tersebut.

Seorang pemimpin, tambah Situ, harus berani mengambil keputusan dari beberapa pilihan yang dihadapi. Dasar-dasar pengambilan keputusan,  seperti dikuti dari buku George R Terry, biasanya memerlukan intuisi, pengalaman, fakta, wewenang dan rasional.

“Organisasi adalah suatu wadah yang menampung lebih dari satu orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Organisasi di kampus tidak hanya menjadi tempat pembelajaran, namun mahasiswa dilatih untuk lebih mandiri dan berkembang sesuai dengan kemampuannya masing-masing,” jelasnya.

Dengan keputusan yang diambil mahasiswa itu, diharapkan dapat menyalurkan aspirasi mereka sebagai orang intelektual. Mereka juga harus dapat mengimplementasikan teori yang telah diajarkan di bangku kuliah.

Sementara itu, organisasi yang ada di Universitas Karimun, disebutkan Suchy, di antaranya; Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM), Himpunan Mahasiswa Fisipol, Mahasiswa Pecinta Alam(MAPALA), PRAMUKA, Lembaga Dakwah Kampus (LDK).

Dalam diskusi juga didapatkan buah pikiran tentang manfaat yang bisa didapat dengan mengikuti organisasi, dan pengaruh organisasi tersebut terhadap gaya belajar dan nalar mahasiswa itu.

“Itu semua memang tergantung dari individu mahasiswa tersebut, karena tidak semua sama alasan mereka mengikuti organisasi yang ada dikampus. Baik efek positif dan negatifnya pasti berbeda dari setiap mahasiwa yang mengikuti organisasi kampus,” pungkasnya.  (*/sjs)