Ilustrasi cyber crime. (istimewa)
Ilustrasi cyber crime. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Imbauan kehati-hatian masyarakat, khususnya pelajar sekolah untuk mempergunakan kemajuan teknologi informasi disampaikan pihak Polsek Tanjung Balai Karimun.

Ini diungkapkan Kapolsek Balai Karimun AKP Lulik Febyantara saat memberikan sosialisasi kejahatan cyber crime kepada para pejara di SMK Yaspika, belum lama ini.

Cyber crime merupakan kejatahan yang lahir dari dampak globalisasi, salah satunya perkembangan ilmu pengetahuan teknologi. Dia mengatakan jangan sampai masyarakat menyalahgunakannya, karena sekarang ada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang mengatur tentang penggunaan medsos.

Menyikapinya, Lulik telah membentuk tim khusus untuk memantau media sosial di Karimun yang mengarah ke tindak kejahatan. Seperti misalnya situs-situs penipuan berkedok judi online, termasuk dalam sebuah situs yang merupakan situs kejahatan di dunia maya.

“Untuk mengantisipasi dugaan tindak penyalahgunaan media sosial yang akan mengarah pada tindak kejahatan, maka kami telah membentuk Tim Cyber Patrol yang sudah jalan sejak 2 minggu lalu, yang tugasnya adalah memantau, melakukan deteksi dini terhadap media-media sosial khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Karimun,” terang Lulik seperti dikutip dari Haluan Kepri, kemarin.

Usia, jarak dan waktu bukan lagi jadi penghalang bagi para pelaku kejahatan di dunia maya. Untuk itu, dalam kegiatan itu polisi memberikan pemahaman kepada anak-anak usia remaja jangan sampai mereka terlibat.

Selain sosialisasi bahaya cyber crime, jajaran Polres Karimun juga melakukan sosialisasi dan pendidikan masyarakat (Dikmas) lalulintas kepada para pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yaspika Tanjungbalai Karimun. (sjs)