Jalan ambrol di Sei Bati ini sudah memakan korban. Masyarakat diimbau berhati-hati. (insert; Siswandi korban terperosok). (ist)
Jalan ambrol di Sei Bati ini sudah memakan korban. Masyarakat diimbau berhati-hati. (insert; Siswandi korban terperosok). (ist)

Karimun, Lendoot.com – Jalan ambrol di Sei Bati dekat instalasi PDAM (perusahaan daerah air minum) Tirta Karimun, memakan korban. Rabu (9/5/2017) sekitar pukul 04.00 WIB, pasangan suami-istri terperosok di dalamnya.

Siswandi, si suami yang mengendarai sepeda motornya terjerembab di lubang dalam tersebut.  Kepada Lendoot.com, pihak keluarga menyebut Siswandi mengalami luka tulang bahu patah dan tempurung lututnya bergeser.

“Setelah kejadian, Siswandi langsung dilarikan ke RSUD M Sani. Dari hasil rontgent katanya tulang bahunya patah dan tempurung lututnya bergeser,” kata kerabat korban kepada Lendoot.com, siang tadi.

Sementara, Erna istrinya yang berboncengan saat hendak berdagang di sekolah di Sei Bati itu, juga turut terjatuh. Hanya saja, Erna hanya mengalami luka ringan.

Atas kejadian tersebut, keluarga besar dari RT 02 RW 03 Sungai Ayam Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing itu, mencari pihak yang bertangungjawab jawab atas kondisi jalan rusak yang menyebabkan kecelakaan terhadap keluarganya tersebut.

“Pihak terkait, pemerintah daerah dalam hal ini harus bertanggungjawab atas kejadian kecelakaan keluarga kami ini. Pasalnya, jalan rusak itu yang membuat keluarga kami mengalami kecelakaan seperti ini,” ujar perwakilan keluarga tersebut. (sjs)