Kasipidsus Kejari Karimun, Andriansyah.
Kasipidsus Kejari Karimun, Andriansyah.

Karimun, Lendoot.com – Sudah hampir satu tahun, dua berkas kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Tim Saber Pungli Polres Karimun masih dalam tahap pelengkapan berkas oleh Polres Karimun.

Dua kasus OTT tersebut adalah, HT (29) merupakan pegawail PLN. HT  ditangkap di depan kantor PLN Sei Ayam, Kecamatan Tebing pada Senin (12/2/2018) lalu karena menerima sejumlah uang terkait denda meteran listrik.

Kasus OTT selanjutnya adalah SA (38) pegawai Camat yang diamankan, Jumat (2/3/2018) lalu. SA diduga terlibat pungli terkait pengurusan sertifikat tanah.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Karimun, Andriyansyah mengatakan, ada beberapa kasus yang belum dilengkapi oleh pihak Penyidik Polres Karimun sehingga pihaknya masih menunggu pihak penyidik untuk melengkapi berkas.

“Memang ada beberapa berkas yang belum dilengkapi. Waktu saya baru masuk ke sini, berkasnya sudah berada di Polres lagi, jadi saya tidak tahu berkas apa yang belum dilengkapi,” kata Andriansyah (3/1/2019).

Sementara itu, Ketua Saber Pungli Kabupaten Karimun, Kompol Agung Gima Sunarya mengakui bahwa tim penyidik belum melengkapi beberapa berkas kedua OTT tersebut.

“Memang ada beberapa berkas yang belum bisa kita lengkapi untuk pemeriksaan,” kata Gima.

Untuk mempercepat melengkapi pemberkasan kedua kasus tersebut, Gima menyebutkan bahwa pihaknya sering melakukan koordinasi terhadap berkas apa saja yang harus dilengkapi oleh pihak penyidik.

Meskipun pemberkasan belum lengkap, Gima menyebutkan bahwa kasus penanganan OTT ini masih terus bergulir. (parulian turnip)