Karimun, Lendoot.com – Sejak H-15 sampai H+2 Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah terdapat 149,854 penumpang mudik berangkat dari pelabuhan di Kabupaten Karimun diantaranya pelabuhan Domestik dan Pelabuhan Internasional Taman Bunga, Pelabuhan Roro Parit Rampak dan pelabuhan antar pulau Sri Tanjung Gelam (KPK).

Kepala Seksi Lalu Lintas KSOP Karimun Syafrizal melalui stafnya Asmayadi mengatakan jumlah ini naik bila dibandingkan pada Tahun 2016 diwaktu yang sama dengan jumlah 140,078 penumpang.

“Hingga saat ini terjadi kenaikan persentase sebesar 2,81 persen penumpang turun di Pelabuhan Karimun dan 11,80 untuk penumpang naik dari Pelabuhan Karimun,” kata Asmayadi, Selasa (27/6/2017) kemarin.

Dia mengatakan, puncak arus balik Mudik 2017 diprediksi akan jatuh pada 1 Juli 2017 atau H+4 lebaran. Untuk arus mudik sendiri sebelumnya terjadi pada H-3 lebaran atau 23 Juni 2017 lalu.

“Kita prediksikan Sabtu ini merupakan Puncak arus balik, karena Senin banyak pegawai sudah mulai bekerja. Kemarin puncak arus mudik terjadi pada H-2 lebaran dengan jumlah 6,973 penumpang naik, dan 7,329 penumpang turun,” katanya.

Asmayadi menambahkan, pada arus mudik lalu pihaknya telah melakukan penambahan beberapa armada kapal tujuan Selat Panjang dan Dumai. Penambahan dilakukan karena banyaknya penumpang tujuan Selat Panjang dan Dumai yang tidak dapat tertampung dengan armada yang telah disediakan.

“Ada 2 atau 3 kali kita penambahan kapal tujuan Dumai, karena banyak penumpang tujuan kesana,” katanya.

Adapun data jumlah penumpang turun di Pelabuhan Karimun berjumlah 77,263 orang diantaranya 22,739 di Pelabuhan Internasional, 34,508 di Pelabuhan Domestik, 19.355 di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam dan 661 di Pelabuhan Roro Parit Rampak.

Sementara Jumlah Penumpang Naik di Pelabuhan Karimun berjumlah 72,591 orang, diantaranya 9.714 di Pelabuhan Internasional, 37.632 di Pelabuhan Domestik, 23,424 di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, 1,821 di Pelabuhan Roro Parit Rampak. (ian)