Ilsutrasi pembasan UMK Kabupaten Karimun, beberapa hari lalu.
Ilsutrasi pembasan UMK Kabupaten Karimun, beberapa hari lalu.

Karimun, Lendoot.com – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyetujui usulan Upah Minumum Kabupaten (UMK) Karimun sebesar Rp 2.845.766. Penetapan tersebut telah ditandatangani 20 November 2017.

Atas keputusan tersebut, UMK Karimun tahun 2018 naik Rp 228.006 yang sebelumnya Rp 2.617.76 menjadi Rp 2.845.766.

Kabid HI Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Karimun, Poniman yang dikonfirmasi membenarkan informasi keluarnya SK Gubernur Kepri itu. Ia menyebutkan jumlah yang disetujui sama dengan nilai yang diajukan sebelumnya.

“Sudah ditandatangani tapi masih  di Pemprov. Sekarang belum dikirim ke kita, mungkin minggu depan,” kata Poniman, Rabu (22/11/2017).

Sementara itu, Ketua SPAI-FSPMI Kabupaten Karimun, Muhamad Fajar yang dihubungi mengatakan telah mendengar informasi tersebut. Namun disebutkannya federasinya masih menolak keputusan yang ditetapkan itu.

“Informasinya begitu. Kalau ditetapkan belum tau. Serikat masih tidak terima,” ucapnya.

Adapun alasan penolakan, menurutnya masih berkaitan dengan penggunaan PP No. 78 Tahun 2015 tentang penetapan Upah Minimum. Penetapan UMK sebaiknya menggunakan Undang-undang 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Jika menggunakan PP No. 78 tahun 2015 dan dengan kondisi pertumbuhan ekonomi saat ini, maka masalah pengupahan akan menjadi semakin tidak baik,” ucap Fajar. (ian)