Kepri, Lendoot.com – Saat ini Provinsi Kepri berada di urutan keempat terendah dari 38 provinsi yang ada di Indonesia untuk angka stunting secara nasional.
Untuk itu, pemerintah pusat menargetkan Provinsi Kepri agar mampu menurunkan angka stunting tersebut di kisaran 14 persen pada 2024 mendatang.
Menjawab ini, Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat mendampingi Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, saat berkunjung ke Kepri, Kamis (8/6/2023) kemarin, meyakinkan bahwa Provinsi Kepulauan Riau akan dapat mencapai target tersebut.
Bahkan Gubernur Ansar dengan nada optimis bahwa Provinsi Kepri dapat menurunkan angka stunting. “Bahkan sekarang sudah sebesar 13 persen pada pada tahun 2023 ini,” ujarnya,.
Stunting atau permasalahan gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi yang dapat mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak ini, Pemerintah Provinsi Kepri dinyatakan Gubernur Ansar melakukan upaya yang cukup masif.
Langkah yang dilakukan adalah mengidentifikasi dari rumah ke rumah untuk mempermudah upaya intervensi spesifik berupa kegiatan yang langsung mengatasi penyebab terjadinya stunting.
Upaya intervensi spesifik itu dilakukan dengan bekerjasama dengan semua stakechoder, seperti PKK, kabupaten-kota, kecamatan hingga kelurahan dan desa.
Tahun 2021 dan 2022, jelas Gubernur Ansar, Pemprov Kepri mampu menurunkan angka stunting 2,2 persen dari 17 persen lebih. Penurunan itu menjadikan angka stunting di Kepri tersisa sebesar 15 persen lebih.
“Kita yakin, ketika berhasil menurunkannya hingga turun persen pada tahun ini, maka akan berada di angka 13 persen,” ungkap Gubernur Ansar. (amr)

