Bupati Karimun, Aunur Rafiq bersama pimpinan FKPD meninjau peserta apel pasukan
Bupati Karimun, Aunur Rafiq bersama pimpinan FKPD meninjau peserta apel pasukan (ian)

Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun, Aunur Rafiq memimpin apel gelar pasukan Ramadniya di Coastal Area, Senin (19/6/2017). Dalam apel tersebut Bupati membacakan amanat dari Kapolri Tito Karnavian.

Sebelum gelar pasukan dimulai, Bupati bersama Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin, Dandim 0317/TBK, Letkol Gusti Ketut Arthasuyasa, Danlanal TBK, Letkol (P) Laut Totok Irianto dan KSOP Karimun, Letkol (M) Eko Priyo Handoyo mengecek kesiapan pasukan.

Dalam sambutannya, Bupati Karimun mengatakan dengan digelarnya apel pasukan Ramadniya diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang ingin melaksanakan mudik lebaran. Selain itu, Rafiq juga meminta agar pengamanan rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya dapat ditingkatkan.

“Tentunya apel pasukan Ramadniya ini adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang ingin mudik lebaran. Kita harapkan keamanan di Kabupaten Karimun selama lebaran tetap kondusif,” ucap Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Sementara itu, Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin mengatakan untuk pengamanan selama operasi Ramadniya melibatkan sebanyak 500 personil gabungan yang terdiri dari Polri, TNI AD, AL, Satpol PP, Damkar, Dishub, Imigrasi dan Bea Cukai.

“Personil yang disiapkan ada 500 orang. Itu dari gabungan dari seluruh intansi terkait,” kata Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin.

Agus menyebut pengamanan nantinya akan difokuskan di tiga titik yakni Pelabuhan seperti pelabuhan Domestik, Internasional, Sri Tanjung Gelam (KPK) dan pelabuhan Roro, tempat belanja masyarakat (pasar) dan rumah-rumah kosong yang ditinggal pemiliknya mudik lebaran.

“Fokus pengaman kita yang paling atensi adalah pelabuhan, tempat belanja masyarakat dan rumah-rumah kosong yang ditinggal saat mudik,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk membantu pengamanan selama operasi Ramadniya ini pihaknya telah menyediakan 8 posko pengaman yang terdiri dari 3 posko pelayanan dan 5 posko pengaman. (ian)