Suasana pelepasan kader TB-HIV Aids di kediaman dinas bupati, pagi tadi. (ian)
Suasana pelepasan kader TB-HIV Aids di kediaman dinas bupati, pagi tadi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Karimun terlihat konsentrasi dengan yang namanya penyakit berbahaya HIV Aids dan Tuberculosis (TB). Untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat, PD Aisyiyah menyebar 48 kadernya untuk kegiatan sosial ini.

Bupati Karimun Aunur Rafiq melepas sebanyak kader Tuberculosis (TB) -HIV dari Aisyiyah ini di kediaman dinasnya  di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Tanjungbalai, Senin (6/3/2017) sekira pukul 10.00 WIB.

Ke-48 kader ini nantinya akan disebar ke empat Kecamatan dan tiga Puskesmas di Pulau Karimun Besar. Empat kecamatan dimaksud di antaranya; Kecamatan Karimun, Tebing, Meral dan Meral Barat.

Ketua PD Aisyiyah, Erpin Selistyowati mengatakan bahwa, bentukan Kader TB- HIV Aisyiyah ini merupakan program dari Pimpinan Pusat Aisyiyah bekerjasama dengan Bank Global Fund dan Kementerian Kesehatan RI. Khususnya dalam menanggulangi permasalahan Penyakit TB dan HIV.

“Kader terdiri dari tokoh agama, tenaga Puskesmas, KPAD, LPM dan PD Aisyiyah itu sendiri. Para kader akan disebar ke enam titik di Karimun besar, sesuai dengan perintah kerja yang dikeluarkan pusat,” kata Erpin Selistyowati usai kegiatan pelepasan tersebut.

Erpin mengatakan, TB – HIV Aisyiyah akan bekerja selama 14 hari dengan mensosialisasikan tentang penyakit TB dan HIV kepada masyarakat. Dalam program ini pihaknya memiliki target sekitar 1400 rumah dengan perharinya sekitar 100 rumah dikunjungi kader.

“Target kita 1400 rumah akan dikunjungi selama 14 hari. Selain mensosialisasi bahaya penyakit TB dan HIV, kita juga akan memeriksa keadaan penghuni rumah setiap kita kunjungi dengan dibantukan tenaga medis dari Puskesmas,” ucapnya. (ian)