Suasana fly over di Simpang Jam Batam, siang tadi. (rll)
Suasana fly over di Simpang Jam Batam, siang tadi. (rll)

Batam, Lendoot.com – Tak lama lagi, masyarakat Kota Batam akan memiliki jembatan layang (fly over). Jembatan yang dibangun bertujuan mengurai kemaceten ini berdiri di Simpang Jam, Kota Batam, Provinsi Kepri.

Rabu, (5/4/2017), terlihat pembangunan jembatan dari Kementerian Pekerjaanan Umum Perumahan Rakyat RI itu, sudah sekitar 65 persen pengerjaannya. Jembatan ini ditargetkan selesai pada akhir 2017 ini.

Jembatan ini akan menjadi salah satu ikon baru Kota Batam. Warga berharap selain sebagai ikon, ke depannya jembatan ini menjadi solusi atas kemacetan yang terjadi di Kota Batam.

“Mudah -mudahan sebelum Lebaran Idul Fitri sudah nampak bagian atasnya. Sekarang kita masih fokus di sisi kiri yang dari arah bandara ke Nagoya. Setelah selesai baru pindah kebisingan ke kanan,” ujar Ketua Satuan Kerja dari PT  Pembangunan Perumahan (PP), Andre Sahat Tua Sirait kepada Lendoot.com belum lama ini.

Jembatan layang ini berukuran panjang 165 meter, lebar 32,2 meter. Anggaran yang ditetapkan menelan Rp 1,8 triliun dari APBN. Jembatan ini dirancang untuk jangka waktu panjang, sama seperti pekerjaan jembatan 1 Barelang, jembatan ini juga di kerjakan PT Pembangunan Perumahan. (rll)