Pelabuhan bongkar muat di Parit Rempak Meral dari ketinggian.
Pelabuhan bongkar muat di Parit Rempak Meral dari ketinggian. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun dengan PT Pelindo I akan meneken Memorandum of Understanding (MoU) terkait pemindahan pelabuhan kargo atau pelabuhan bongkar muat dari Taman Bunga Karimun ke Parit Rampak Meral.

Dari pihak pemerintah daerah akan diwakilkan PT Karimun Karya Mandiri (PT KKM) sebagai Badan Usaha Milik Daerah Kepelabuhanan Kabupaten Karimun.

“Bersama dengan BUP, Dinas Perhubungan dan General Manager PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun bertemu dengan Direktur Utama PT Pelindo I di Medan. Dari hasil pembicaraan, akan dilakukan MoU pada Bulan Februari tentang pemindahan pelabuhan bongkar muat ke Parit Rampak,” ungkap Bupati Karimun Aunur Rafiq seperti dikutip Haluan Kepri, beberapa hari lalu.

Selain itu, kata Rafiq, ke depan juga akan dilakukan pemindahan pelabuhan domestik dan internasional ke kawasan baru di Tanjungpenagak. Rencana itu akan didudukkan dengan baik, dilakukan studinya dan juga pembicaraan-pembicaraan antara swasta dan pemerintah sebagai mediator.

“Kami juga membicarakan pelabuhan Malarko atau pelabuhan kontainer di Dusun Pelambung, Kecamatan Tebing, dan terakhir adalah penandatanganan kesepakatan perjanjian pengelolaan terminal pas pelabuhan yang sudah berakhir pada 31 Desember 2016 yang lalu,” terang Rafiq.

Menurut dia, paling cepat pada 5 Februari 2017 mendatang, Dirut PT Pelindo I Bambang Eka Cahyana akan datang ke Karimun untuk penandatangan MoU dengan Pemkab Karimun. Kemungkinan juga, pada saat itu akan dilakukan MoU dengan pihak swasta tentang pembangunan pelabuhan domestik dan internasional di Tanjungpenagak.

RencanapPembangunan pelabuhan itu dibahas secara langsung oleh Bupati Rafiq didampingi Kepala Dinas Perhubungan Fajar Harison Abidin, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kamarulazi, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Muhammad Yosli, Kepala BUP Karimun Indrawan Susanto. Pertemuan itu juga dihadiri Manajer Umum PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun Syahri Ramadhana.

Manajer Umum PT Pelindo I Cabang Tanjungbalai Karimun Syahri Ramadhana kepada Haluan Kepri via ponselnya mengatakan, topik utama yang menjadi pembahasan saat berlangsungnya pertemuan antara Pemkab Karimun dengan PT Pelindo I yakni terkait kerjasama pengembangan pelabuhan di Karimun.

“Pengembangan pelabuhan yang dibahas dalam pertemuan itu diantaranya pembangunan pelabuhan internasional dan domestik serta Pelni di kawasan Tanjungsebatak, Coastal Area. Kemudian, relokasi pelabuhan kargo dari Pelabuhan Taman Bunga ke Parit Rampak,” ungkap Syahri Ramadhana.

Kata Syahri, saat pembahasan itu Bupati Karimun menyampaikan kalau pembangunan sejumlah fasilitas di pelabuhan internasional dan domestik di Coastal Area akan melibatkan pihak swasta, dalam hal ini Panbil Grup. Namun, dalam pelaksanaannya tetap bersama dengan PT Pelindo.

“Pak Bupati juga menjelaskan kalau pembangunan pelabuhan internasional dan domestik di kawasan Coastal Area sudah sesuai dengan konsep Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Karimun. Soal Rencana Induk Pelabuhan (RIP) nanti PT Pelindo yang akan mengurus dan difasilitasi oleh KSOP Tanjungbalai Karimun,” tuturnya.

Menurut dia, Direktur Utama PT Pelindo I Bambang Eka Cahyana menyambut baik rencana pengembangan pelabuhan di Karimun tersebut. Bahkan, dalam waktu dekat akan ditandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab Karimun dengan PT Pelindo. Sebelum MoU diteken, maka akan dilakukan pengkajian ulang terkait lahan yang akan melibatkan konsultan. (*/sjs)