Para penumpang sedang menunggu jadwal keberangkatan di ruang tunggu Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun
Para penumpang sedang menunggu jadwal keberangkatan di ruang tunggu Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun (sjs)

Karimun, Lendoot.com – Calon penumpang Domestik Tanjungbalai Karimun, kecewa. Sejak menjelang Idul Fitri hingga, Minggu (17/6/2018) siang tadi, kenyamanan ruang tunggunya dikeluhkan calon penumpang karena dinilai sangat tidak nyaman.

“Kita bayar pas pelabuhan sudah. Naikpun kita ikuti, tapi pelayanan dan fsilitasnya malah mengecewakan begini. Ruang tunggu sumpek karena pendingin ruangannya tidak maksimal,” kata Jaka seorang calon penumpang, siang tadi.

Lendoot.com juga merasakan panasnya ruang tunggu tersebut. Terdapat 5 unit pendingin udara, namun terlihat yang berfungsi hanya dua unit saja.

Kipas angin yang ada tidak membuat penumpang nyaman karena ruangan tersebut tertutup sehingga tidak ada sirkulasi udara yang membuat ruangan menjadi pengap karena jumlah penumpang yang masih banyak pada H+2 ini.

Rizal, Direktur Badan Usaha Kepelabuhanan selaku yang coba dikonfirmasi mengatakan akan mengecek laporan lendoot.com tersebut. “Sebentar, saya cek lapangan,” katanya.

Sementara General Manajer PT Pelindo, Syahri Ramadana mengatakan bahwa tidak maksimalnya pendingin ruangan dikarenakan terjadinya penumpukan penumpang, serta matahari yang langsung mengarah ke ruang tunggu pelabuhan saat menjelang siang hari.

“Ya memang kalau sudah menjelang siang di ruang tunggu itu panasnya luar biasa, karena matahari yang langsung mengarah dari laut ke ruang tunggu pelabuhan, ditambah saat ini terjadi peningkatan penumpang,” kata Syahri.

Bahkan Syahri menyebut, pihaknya telah menambah beberapa unit kipas angin untuk menambah dinginnya ruangan tunggu di Pelabuhan. Sementara untuk pendingin ruangan dirinya mengaku tidak ada masalah. (Muhd Sarih/ Parulian Turnip)