Suasana masa orientasi UT di SMPN 1 Karimun, siang tadi. (istimewa)
Suasana masa orientasi UT di SMPN 1 Karimun, siang tadi. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Anda sibuk dengan pekerjaan atau usaha lainnya, namun masih menyimpan keinginan mengejar pendidikan tinggi? Universitas Terbuka (UT) bisa menjadi solusinya.

Solusi ini sudah dilakukan sedikitnya 700 mahasiswa di Kabupaten Karimun yang mengambil kuliah di UT tersebut. Dari 700 mahasiswa tersebut, fakultas paling diminati mahasiswa UT di Karimun.

Setidaknya ini yang diungkapkan Sudarmadi, Ketua Perwakilan Unit Program Belajar Jarak Jauh (UPBJJ) Batam Wilayah Karimun melalui salah satu dosen pengajarnya, Trio Wiramon.

“Dari total 700 mahasiswa, jurusan hukum paling diminati,” ujarnya ini di sela acara masa orientasi di SMPN 1 Karimun, tadi siang.

Tahun ini mahasiswa yang mengikuti masa orientasi sebanyak 96 orang. Lagi-lagi, fakultas hukum menjadi paling diminati dan bahkan kini menjadi unggulan UT di Karimun.

Yang menjadi mahasiswanya berasal dari berbagai kalangan. Mahasiswanya ada yang dari kepolisian, staf pengadilan negeri, staf kejaksaan, dan juga dari masyarakat umum lainnya.

Anda merasa takut tak bisa membagi waktu? Tenang saja, sebab sistem perkuliahannya saat ini sangat fleksibel. Anda bisa memilih tatap muka atau hanya secara online saja.

Untuk tatap muka, perkuliahannya hanya pada Sabtu dan Minggu saja. Lokasinya juga mudah dijangkau, di SMPN 1 Karimun Bukit Senang. Kuantitas pertemuan hanya delapan kali, dan ujian semester akan dilaksanakan pada tanggal 7 dan 14 Mei mendatang.

Sementara itu, nilai rata rata tertinggi untuk UT adalah fakultas hukum karena nilai mahasiswa rata-rata di atas 3. Untuk dosennya didominasi dari pengacara, jaksa dan hakim.

Untuk legalitas dan keunggulannya, calon mahasiswa UT tak perlu khawatir. Pasalnya, UT yang berada langsung di bawah kendali pemerintah pusat itu rata rata sudah akreditasi B, kecuali jurusan Administrasi Negara dan Ilmu Pemerintahan, sudah Akreditasi A.

Sementara itu, orientasi mahasiswa tersebut mengarahkan mahasiswa sistem pembelajaran secara mandiri.  Sistem belajar mandiri yakni, mahasiswa belajar menguasai modul secara otodidak, khususnya bagi yang online dan tidak mengikuti tatap muka. (sjs)