Anggota Reskrim membawa surat-surat dokumen ke ruangan Sekwan DPRD Karimun
Anggota Reskrim membawa surat-surat dokumen ke ruangan Sekwan DPRD Karimun (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kasus terungkapnya dugaan penyelewengan dana perjalanan dinas atau sering disebut SPPD Fiktif di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, masih bergulir.

Setelah Penyidik Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Kriminal Polres Karimun telah memeriksa sebanyak 35 orang saksi (27 anggota dewan dan 8 orang di Sekretariat Dewan dan juga mantan Sekwan di kantor DPRD Karimun), kini pemeriksaan menuju tiga unsur pimpinan DPRD Karimun.

“Dari 27 orang yang kita periksa, itu belum termasuk unsur pimpinan. Mereka juga akan segera kita panggil,” ujar Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Lulik Febyantara kepada wartawan saat ditemui di rumah dinasnya beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini proses pemeriksaan yang dilakukan Peyidik Tipidkor Polres Karimun masih berada di tahap pertama, yaitu masih pemeriksaan alat bukti dan juga saksi-saksi.

Kasus dugaan penyelewengan anggaran perjalanan dinas ini sebelumnya berangkat dari ditetapkan satu orang tersangka, BZ. Dia yang merupakan Mantan Bendahara DPRD Karimun.

Ketika ditanya mengenai keterlibatan pihak lain, seperti ada anggota dewan lain yang ikut terlibat, Lulik belum bersedia memberikan jawabannya. (muhdsarih/parulianturnip)