Suasana konferensi pers di RSUD M Sani, siang ini. (ian)
Suasana konferensi pers di RSUD M Sani, siang ini. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kasus keluhan antara keluarga Abdi Purba (33) terhadap pelayanan dokter RSUD M Sani yang berbuntut kisruh dan sampai masuk pemberitaan di sejumlah media massa, dianggap sebagai salah paham saja.

Kalimat hanya kesalahpahaman atas kejadian tersebut diungkapkan Direktur RSUD M Sani, dr Zulhadi saat konferensi pers di RSUD M Sani, Minggu (5/3/2017) siang tadi. Menurutnya hal ini hanya karena terjadi kesalahpahaman antara dokter dengan pasien ataupaun keluarga pasien.

“Ini terjadi hanya karena kesalahpamahan saja. RSUD Muhammad Sani dengan seluruh manajeman yang ada selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang datan berobat dan tidak pernah membedakan pasien,” kata Zulhadi saat konfrensi pers di RSUD M Sani.

Sejumlah wartawan diundang manajerial RSUD Karimun untuk mengklarifikasi persoalan ini. Dalam konferensi pers itu, manajemen RSUD M Sani membantah telah melakukan pelayanan tidak menyenangkan terhadap salah seorang pasiennya tersebut.

Hadir dalam pertemuan di lantai empat RS pelat merah itu di antaranya; Direktur RSUD M Sani, dr Zulhadi dan Kabid Pelayanan dan Informasi RSUD M Sani, Rosdiana.

Sayangnya, dalam konferensi pers tersebut, manajerial RSUD M Sani tidak mengundang pasien sebagai korban yang merasa dirugikan. (ian)

Baca Juga: