Teddy Jun Askara, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri. (ist)

Tanjungpinang – Lendoot.com – Untuk penerimaan peserta didik baru (PPDB), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri mengingatkan kepada  Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK agar tidak hanya menggunakan sistem online.

Ini diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Prov Kepri, Teddy Jun Askara, Jumat (12/7/2019). Dia menuturkan, Dinas Pendidikan harus mempertimbangkan kesiapan perangkat dalam sistem (PPDB) SMA tahun ini secara online.

Selain itu, Disdik Kepri perlu menyiapkan strategi lain agar tidak menghambat pendaftaran siswa baru.

“Jika tidak siap, dan tidak dapat memastikan sistem online berjalan mulus, maka harus siapkan opsi lain. Contohnya, pendaftaran siswa baru dapat dilakukan di sekolah, atau manual,” ucapnya.

Politisi Partai Golkar itu,  sudah pernah  membahas permasalahan tersebut berulang kali dengan Disdik Kepri. Semestinya hasil evaluasi, dan catatan DPRD Kepri dilaksanakan Disdik Kepri.

Teddy Jun Askara  tidak ingin lagi melihat sistem PPDB secara online menyusahkan orang tua siswa yang ingin mendaftarkan putra-putrinya, seperti yang terjadi tahun 2018. Akibat ketidakmampuan server, orang tua siswa menjadi kecewa dan mengeluh karena tidak dapat mendaftarkan anak-anaknya melalui Onlen.

“Semestinya Disdik Kepri memberi opsi lain agar mereka dapat mendaftar secara manual. Tahun lalu sudah kacau balau, jangan terulang lagi tahun ini. Ini menjadi catatan penting bagi Disdik Kepri,” tegasnya.

Masih Tedy Jun Askara, petugas PPDB juga sebaiknya berada di sekolah saat pelaksanaan pendaftaran siswa baru. Kehadiran mereka harus memberi kemudahan kepada para orang tua maupun siswa baru yang mendaftar. (hasyim)